Serangan di Bandara Arab Saudi, Kemenhaj Pastikan Jemaah Umrah Asal Indonesia Tetap Aman

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:37 WIB
Ilustrasi - Kemenhaj Pastikan Jemaah Umrah Asal Indonesia Aman dari Serangan yang Terjadi di Arab Saudi
Ilustrasi - Kemenhaj Pastikan Jemaah Umrah Asal Indonesia Aman dari Serangan yang Terjadi di Arab Saudi (Foto: haji.go.id)

RIWARA.id - Menyikapi situasi keamanan di Arab Saudi akhir-akhir ini, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menegaskan bahwa keselamatan jemaah umrah Indonesia menjadi prioritas utama.

Kemenhaj memastikan hingga saat ini tidak ada jemaah umrah Indonesia yang terdampak langsung serangan di Bandara King Khaled, Arab Saudi. Semua rangkaian ibadah umrah tetap berjalan sesuai tahapannya.

Untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan di lapangan, Kemenhaj menyampaikan sejumlah imbauan penting.

Bagi jemaah umrah yang saat ini masih berada di Arab Saudi, Kemenhaj mengimbau untuk tetap tenang, waspada, dan tetap fokus pada pelaksanaan ibadah di Makkah dan Madinah.

Jemaah juga diminta untuk membatasi perjalanan yang tidak perlu ke luar wilayah tersebut, mematuhi arahan dari otoritas setempat, menghindari lokasi yang rawan, serta terus berkoordinasi dengan pihak travel penyelenggara ibadah umrah.

Kemenhaj juga menginstruksikan seluruh Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), untuk menjadikan keselamatan jemaah sebagai prioritas utama.

Pihak travel wajib memantau kondisi para jemaah, memberikan pendampingan, serta segera memberikan informasi setiap perubahan jadwal dan langkah penanganannya. Termasuk memastikan agar jemaah dapat menghubungi petugas ketika membutuhkan bantuan di lapangan.

Terkait kondisi terkini para jemaah umrah di Arab Saudi, Juru Bicara Kemenhaj, Ichsan Marsha, menyatakan pihaknya terus melakukan pemantauan jemaah secara komprehensif.

"Hingga Minggu, 11 Oktober 2026, dari data yang kami terima, ada 37 jemaah umrah yang berangkat dan pulang melalui Bandara King Khaled di Riyadh. Dari komunikasi yang kami jalin dengan Kementerian Luar Negeri serta KBRI Riyadh, Alhamdulillah tidak ada jemaah umrah yang menjadi korban dari serangan itu," jelas Ichsan dikutip Riwara.id dari Laman haji.go.id, Selasa 13 Oktober 2026.

Lalu, bagi calon jemaah umrah yang belum berangkat diimbau agar memastikan kembali status penerbangan, serta kesiapan perjalanan di travel masing-masing.

Agen travel diminta untuk selalu mengikuti informasi serta arahan resmi dari pemerintah, sebelum mengambil keputusan terkait keberangkatan jemaah.

Untuk keluarga jemaah umrah di Tanah Air, Kemenhaj berpesan agar tetap tenang dan terus menjaga komunikasi dengan para jemaah atau pihak travel.

Masyarakat juga diimbau untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta selalu merujuk pada informasi dari kanal resmi Kemenhaj, Kementerian Luar Negeri, KBRI Riyadh, KJRI Jeddah, serta otoritas Arab Saudi.

"Tetap tenang, tetap waspada, dan utamakan keselamatan. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala melindungi semua jemaah, melancarkan ibadah, serta perjalanan mereka," imbuh Ichsan.

Kemenhaj memastikan jemaah umrah asal Indonesia aman dari serangan yang terjadi di Bandara King Khaled, Arab Saudi.

Foto Editor
Ayu Abriyani -

Jurnalis dari Kota Solo yang fokus pada isu pendidikan, sosial dan kemasyarakatan.

 Stories