RIWARA.id - Menteri Luar Negeri Indonesia yang baru, Arrmanatha Nasir diharapkan bisa menyampaikan aspirasi terkait kemerdekaan Palestina di dunia internasional.
Dilansir dari DPR.go.id, harapan ini disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta terkait amanah baru yang dipegang oleh Menlu baru.
Dengan pengalaman panjang di dunia diplomasi, Arrmanatha diharapkan bisa memperkuat diplomasi Indonesia dalam dinamika global yang semakin kompleks.
“Saya mengucapkan selamat kepada Pak Arrmanatha Nasir atas amanah sebagai Menteri Luar Negeri. Beliau diplomat karier dengan pengalaman panjang, termasuk di PBB. Ini modal penting untuk memimpin Kemlu di tengah situasi internasional yang semakin rumit,” ujar Sukamta yang dikutip dari DPR.go.id.
Arrmanatha harus memperkuat peran Kemlu dalam merumuskan serta mengawal kebijakan luar negeri Presiden Prabowo Subianto.
Kapasitas diplomat Indonesia harus bisa dimanfaatkan secara optimal agar setiap kebijakan dan kesepakatan internasional harus mempunyai kajian yang matang.
Indonesia di dunia internasional harus mempunyai posisi yang jelas serta tindak lanjut yang bisa terukur.
“Koordinasi antarkementerian juga harus kuat karena banyak persoalan luar negeri berkaitan langsung dengan ekonomi, pertahanan, dan kepentingan masyarakat,” kata Politisi Fraksi PKS ini.
Jaga Prinsip Politik Luar Negeri Bebas Aktif
Sukamta juga menegaskan pentingnya menjaga prinsip politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif sebagai sebuah fondasi kemandirian Indonesia dalam mengambil keputusan geopolitik.
Indonesia harus bisa bekerja sama dengan berbagai negara sekaligus tegas untuk mempertahankan kedaulatan serta kepentingan nasional.
Beberapa agenda juga harus diperkuat dan mendapat perhatian dari Menlu yang baru.
Beberapa masalah perlindungan WNI di luar negeri sampai diplomasi ekonomi yang bisa memperkuat industri nasional serta membuka lapangan kerja dalam negeri.
Tetap Konsisten Mendukung Kemerdekaan Palestina
Sukamta juga meminta kepada Menlu baru agar Indonesia tetap konsisten dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina.
“Untuk Palestina, bantuan kemanusiaan dan rekonstruksi harus berjalan seiring dengan perjuangan mengakhiri pendudukan dan mewujudkan negara Palestina yang merdeka,” ujarnya.
Indonesia juga harus semakin aktif dalam menggerakkan ASEAN agar bisa menuju kerja sama yang lebih produktif, terutama di bidang industri, energi sampai ketahanan pangan.
“Ukuran keberhasilan diplomasi harus terlihat pada hasilnya: warga kita terlindungi, kedaulatan terjaga, peluang ekonomi bertambah, dan Indonesia semakin mampu ikut menyelesaikan persoalan dunia. Komisi I tentu siap bekerja bersama sekaligus menjalankan pengawasan agar tujuan tersebut tercapai,” kata Sukamta.
Sukamta turut menyampaikan terima kasih kepada Sugiono atas pengabdiannya sebagai Menteri Luar Negeri sekaligus mengucapkan selamat atas amanah barunya sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
“Terima kasih kepada Pak Sugiono atas pengabdiannya dan selamat bekerja di amanah baru sebagai Menko PMK. Semoga semakin sukses dalam menjalankan tugas untuk bangsa dan negara,” tutupnya
Semoga Bermanfaat.***
DPR minta Menlu baru Arrmanatha Nasir konsisten dukung kemerdekaan Palestina, perkuat diplomasi ekonomi, serta tingkatkan perlindungan WNI di luar negeri.