Profil Agus Andrianto, Menteri Imipas yang Disorot Usai Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 21:01 WIB
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Imipas Agus Andrianto
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Imipas Agus Andrianto

JAKARTA, RIWARA.ID — Temuan fasilitas berstandar apartemen di Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, membuat pengelolaan lembaga pemasyarakatan kembali menjadi perhatian. Temuan ini terungkap setelah Ombudsman RI melakukan inspeksi mendadak. Sejumlah kamar dilaporkan memiliki fasilitas seperti ruang tamu, dapur, televisi hingga kulkas. Komisi XIII DPR RI kemudian menyatakan akan memanggil sejumlah pejabat terkait untuk meminta penjelasan dan membahas langkah perbaikan.

Nama Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto pun ikut menjadi sorotan. Ketua Komisi XIII DPR RI Willy Aditya menyebut pihaknya akan memanggil Agus bersama Direktur Jenderal Pemasyarakatan Mashudi dan Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong untuk memperoleh klarifikasi.

Di tengah sorotan tersebut, sosok Agus Andrianto sebenarnya bukan nama baru di lingkungan pemerintahan maupun penegakan hukum. Sebelum masuk Kabinet Merah Putih, ia memiliki karier panjang di Kepolisian Negara Republik Indonesia hingga menduduki posisi Wakil Kapolri.

Lantas, seperti apa perjalanan karier Agus Andrianto sebelum dipercaya menjadi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan?

Agus Andrianto, Putra Blora Lulusan Akpol 1989

Agus Andrianto lahir di Blora, Jawa Tengah, pada 16 Februari 1967. Ia kemudian menempuh pendidikan di Akademi Kepolisian dan lulus pada 1989.

Perjalanan pendidikannya berlanjut melalui pendidikan kepolisian, termasuk STIK-PTIK dan Sespim Lemdiklat Polri. Ia juga meraih pendidikan akademik di bidang hukum.

Setelah menyelesaikan pendidikan, Agus memulai kariernya sebagai perwira kepolisian di Sumatera Utara.

Dari sana, perjalanan kariernya terus berkembang. Berbagai posisi strategis di lingkungan Polri kemudian pernah dipercayakan kepadanya.

Pernah Jadi Kapolda hingga Wakapolri

Nama Agus Andrianto semakin dikenal setelah menduduki sejumlah jabatan penting di tubuh Polri.

Ia pernah dipercaya menjadi Wakapolda Sumatera Utara sebelum kemudian menjabat sebagai Kapolda Sumatera Utara pada 2018 hingga 2019. Setelah itu, Agus mendapat amanah sebagai Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan atau Kabaharkam Polri.

Kariernya kemudian berlanjut ke posisi Kepala Badan Reserse Kriminal atau Kabareskrim Polri.

Pada Februari 2021, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menunjuk Agus Andrianto sebagai Kabareskrim untuk menggantikan posisi yang sebelumnya diemban Listyo Sigit.

Selama menjadi Kabareskrim, Agus menangani berbagai perkara besar yang menjadi perhatian publik.

Setelah itu, pada 2023, ia dipercaya naik ke posisi Wakapolri. Agus resmi dilantik sebagai Wakapolri menggantikan Komjen Gatot Eddy Pramono. Polri mencatat Agus merupakan lulusan Akpol 1989 dengan pengalaman panjang di bidang reserse.

Jabatan tersebut menjadi posisi terakhirnya di institusi kepolisian.

Masuk Kabinet Merah Putih

Babak baru perjalanan Agus dimulai setelah ia menyelesaikan masa dinas di Polri.

Polri menyatakan Agus diberhentikan dengan hormat dari dinas kepolisian terhitung 19 Oktober 2024. Dua hari kemudian, Presiden Prabowo Subianto mempercayakannya untuk mengisi posisi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan sendiri merupakan salah satu kementerian yang berdiri dalam struktur Kabinet Merah Putih.

Dengan latar belakang panjang di kepolisian, Agus kemudian membawa pengalaman penegakan hukum dan keamanan ke dalam tugas barunya mengelola urusan imigrasi serta pemasyarakatan.

Harta Kekayaan Agus Andrianto

Selain perjalanan karier, harta kekayaan Agus Andrianto juga menjadi informasi yang kerap dicari publik.

Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disebut dalam data sumber artikel, total kekayaan Agus mencapai sekitar Rp29,84 miliar.

Rinciannya mencakup aset tanah dan bangunan, kendaraan, harta bergerak lainnya, surat berharga, serta kas dan setara kas.

Sumber artikel mencatat Agus memiliki 19 bidang tanah dan bangunan dengan nilai sekitar Rp23,91 miliar yang tersebar di sejumlah wilayah, termasuk Jakarta Selatan, Bandung, Medan dan Tangerang.

Untuk kendaraan, tercatat nilai sekitar Rp50 juta. Aset tersebut berupa Toyota Alphard 2.5 G AT tahun 2019 dan Toyota Kijang Innova G AT tahun 2016.

Selain itu, terdapat harta bergerak lainnya sekitar Rp1,63 miliar, surat berharga Rp900 juta, serta kas dan setara kas sekitar Rp2,84 miliar. ***

Nama Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menjadi sorotan setelah temuan fasilitas mewah di Lapas Cibinong. Berikut profil, perjalanan karier, hingga harta kekayaannya.

Editor
Ali Mahfud -

Jurnalis dan analis internasional, mengurai dinamika geopolitik, ekonomi global, dan konflik dunia dengan ketajaman dan kedalaman.

 Stories