Hiace Hantam Truk di Tol Pemalang KM 306 Pagi Ini, Basarnas Evakuasi Dua Korban Terjepit

Rabu, 16 September 2026 | 16:13 WIB
Rescuer Basarnas mengevakuasi korban kecelakaan lalu lintas yang terjepit di kabin kendaraan
Rescuer Basarnas mengevakuasi korban kecelakaan lalu lintas yang terjepit di kabin kendaraan (Foto: Humas Basarnas)

RIWARA.id – Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi korban kecelakaan lalu lintas menonjol yang melibatkan sebuah minibus Toyota Hiace dan truk di jalan Tol Pemalang KM 306, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, pada Rabu (16/09/2026) pagi.

Insiden maut yang terjadi sekitar pukul 04.40 WIB tersebut menimpa minibus Hiace yang mengangkut total sembilan orang penumpang. Kendaraan tersebut tengah melaju di jalur A, mengarah dari Jakarta menuju Semarang.

Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono, mengonfirmasi kejadian tersebut dan memimpin langsung koordinasi penanganan dampak kecelakaan bersama Unit Siaga SAR Pemalang dan instansi terkait.

Berdasarkan analisa sementara di lapangan, Budiono mengungkapkan dugaan kuat penyebab kecelakaan fatal di fajar menyingsing tersebut.

"Kecelakaan diduga terjadi karena pengemudi minibus Hiace kehilangan konsentrasi akibat mengantuk saat melaju dari arah Jakarta menuju Semarang," ujar Budiono dalam keterangan resminya.

Lantaran kondisi sopir yang tidak prima tersebut, kendaraan kehilangan kendali dan menghantam bagian belakang sebuah truk.

Truk tersebut diketahui sedang berhenti di bahu jalan tol karena mengalami kendala teknis berupa pecah ban. Benturan keras pun tidak terhindarkan.

Informasi mengenai kecelakaan ini pertama kali diterima oleh Tim SAR pada pukul 04.55 WIB, berkat laporan cepat dari pihak Tatak Rescue Tol Pemalang.

Merespons laporan tersebut, Tim SAR Gabungan langsung bergerak cepat. Mereka berangkat menuju lokasi kejadian pada pukul 05.10 WIB dan tiba di KM 306 pada pukul 05.34 WIB.

Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan koordinasi darurat dengan pihak terkait dan memulai proses penanganan terhadap para korban yang berada di dalam minibus yang ringsek.

Budiono memaparkan kondisi para penumpang pascakecelakaan. Dari sembilan orang di dalam Hiace, mayoritas berhasil menyelamatkan diri.

"Dalam kejadian tersebut terdapat 9 penumpang. Sebanyak 7 penumpang berhasil melakukan evakuasi secara mandiri," lanjut Budiono mendetailkan.

Namun, situasi dramatis terjadi pada dua penumpang lainnya. Mereka mengalami kondisi kritis karena kaki mereka terjepit di antara bodi kendaraan yang merangsek masuk akibat benturan.

Kondisi ini membuat tim SAR harus bekerja ekstra hati-hati dan menggunakan peralatan khusus. "Membutuhkan proses evakuasi menggunakan peralatan ekstrikasi," jelas Budiono.

Peralatan ekstrikasi (alat pemotong dan peregang logam hidrolik) dikerahkan untuk membuka ruang kabin yang menjepit kaki kedua korban tanpa menimbulkan cedera tambahan.

Setelah berjuang beberapa lama, tim gabungan akhirnya berhasil mengeluarkan kedua korban dalam keadaan selamat dari jepitan logam kendaraan.

Kedua korban tersebut diidentifikasi bernama Dinar (21 tahun) dan Raya (25 tahun). Keduanya tercatat beralamat di Jl. Meran, Cilodong, Depok, Jawa Barat.

Segera setelah dievakuasi dari bangkai kendaraan, kedua korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Siaga Medika Pemalang untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut atas luka-luka yang diderita.

Budiono menutup keterangannya dengan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh unsur tim SAR Gabungan yang bekerja tak kenal lelah di lapangan.

"Terima kasih atas kerjasama tim SAR Gabungan sehingga evakuasi berjalan lancar," ucapnya.

Ia juga menyisipkan pesan penting bagi para pengguna jalan, khususnya di jalur bebas hambatan.

"Kami mengimbau kepada para pengemudi untuk istirahat yang cukup bila merasa ngantuk, utamakan keselamatan di jalan," pungkasnya.

 

Kecelakaan maut Tol Pemalang KM 306 pagi ini. Hiace tabrak truk berhenti, Basarnas evakuasi 2 warga Depok terjepit bodi mobil ringsek.

Foto Editor
Ari Kristyono -

Wartawan sejak era mesin ketik dan sedang terus belajar untuk menjadi jurnalis era digital.

 Stories