Segera Dibuka! Pendaftaran Seleksi Guru dan Tenaga Kependidikan untuk SILN dan Pendidik Tetap CLC, Ini Mekanismenya

Minggu, 13 September 2026 | 21:57 WIB
Kemwndikdasmen akan Membuka Pendaftaran Seleksi Guru dan Tenaga Kependidikan untuk SILN dan CLC
Kemwndikdasmen akan Membuka Pendaftaran Seleksi Guru dan Tenaga Kependidikan untuk SILN dan CLC (Foto: Instagram.com/@ditjen.gtk.kemdikbud)

RIWARA.id - Kemendikdasmen melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) akan membuka seleksi Guru dan Tenaga Kependidikan untuk Sekolah Indonesia di Luar Negeri (SILN), dan Pendidik Tetap Community Learning Center (CLC).

Sebagai informasi, SILN adalah Sekolah Indonesia di Luar Negeri yang melayani pendidikan bagi anak-anak Indonesia di berbagai negara dan tetap terhubung dengan kurikulum nasional.

Dilansir Riwara.id dari akun Instagram @ditjen.gtk.kemdikbud, Minggu 13 September 2026, saat ini Indonesia memiliki 13 SILN yang tersebar di 9 negara.

SILN tersebut ada di Deen Haag, Cairo, Riyadh, Jeddah, Makkah, Yangon, Bangkok, Kuala Lumpur, Singapura, Johor Bahru, Kinabalu, Davao, dan Tokyo.

Sementara, CLC adalah pusat layanan belajar Indonesia yang berlokasi di perkebunan atau ladang di Sarawak dan Sabah, Malaysia. Jumlah total ada 302 CLC yang terdiri dari 62 CLC di Serawak dan 240 CLC di Sabah.

Bagi yang berminat untuk mendaftar seleksi, simak persyaratan, formasi, jadwal, dan tata cara pendaftarannya yang akan diumumkan melalui kanal resmi Ditjen GTK.

Sebelum pendaftaran dibuka, ada baiknya mempersiapkan beberapa syarat umum dari seleksi SILN dan CLC dari tahun sebelumnya, yaitu:

- Berstatus Warga Negara Indonesia (WNI) dari kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun non-PNS.

- Kualifikasi pendidikan minimal S1.

- Memiliki pengalaman aktif mengajar minimal 2 hingga 5 tahun.

- Memiliki sertifikat kemampuan bahasa seperti TOEFL atau IELTS.

- Dokumen yang perlu disiapkan adalah Sertifikat Pendidik (Serdik), NUPTK, SKCK, serta surat izin pimpinan/instansi bagi yang berstatus PNS.

Sebagai tambahan informasi, adanya SILN dan CLC bertujuan untuk menjamin hak pendidikan anak WNI yang berada di luar negeri agar tetap mendapatkan pembelajaran bermutu, sesuai dengan kurikulum nasional Indonesia.

Meskipun tujuannya sama, namun fokus SILN dan CLC berbeda. SILN fokus untuk memenuhi kebutuhan pendidikan diplomat dan WNI yang menetap di sebuah negara, menjaga wawasan kebangsaan, serta sebagai duta budaya.

Untuk CLC fokus pada akses layanan pendidikan anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang ikut orang tuanya di area terpencil atau ladang kelapa sawit.

Selain itu, CLC juga sebagai upaya mendekatkan jarak agar anak-anak yang ada di lokasi terpencil bisa mendapatkan pendidikan yang setara.

CLC juga bertugas membantu dalam memfasilitasi siswa jenjang SD dan SMP, agar memiliki dokumen kelulusan resmi (NISN).

Dalam waktu dekat, Kemendikdasmen akan membuka pendaftaran seleksi guru dan tenaga kependidikan untuk SILN dan Pendidik Tetap CLC.

Foto Editor
Ayu Abriyani -

Jurnalis dari Kota Solo yang fokus pada isu pendidikan, sosial dan kemasyarakatan.

 Stories