414 SPPG Belum Beroperasi, BGN Tarik Dana yang Sudah Disalurkan Sebesar Rp311 Miliar

Senin, 31 Agustus 2026 | 05:40 WIB
BGN Tarik Dana yang Sudah Disalurkan ke 414 SPPG yang Belum Beroperasi Sebesar Rp311 Miliar
BGN Tarik Dana yang Sudah Disalurkan ke 414 SPPG yang Belum Beroperasi Sebesar Rp311 Miliar (Foto: Instagram.com/@badangizinasional.ri)

RIWARA.id - Badan Gizi Nasional (BGN) terus melakukan upaya perbaikan dan evaluasi dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Terbaru, BGN melakukan evaluasi berupa penyisiran anggaran dan penataan data secara menyeluruh pada program MBG. Evaluasi ini bertujuan memastikan setiap rupiah dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) disalurkan tepat sasaran dan efisien.

Dalam menjalankan program berskala nasional membutuhkan pengawasan yang ketat. Di tengah evaluasi dan pembenahan data di lapangan, BGN menemukan sejumlah catatan penting yang harus diperbaiki dalam pelaksanaan MBG.

Salah satunya adalah temuan 414 SPPG yang belum beroperasi, kini dananya telah ditarik kembali oleh BGN dan disetorkan secara utuh ke kas negara sebagai bentuk pertanggungjawaban.

"Ada beberapa dapur yang kemarin sudah saya umumkan, yaitu 414 dapur yang ternyata belum beroperasi tetapi sudah dikirimi uang. Uangnya sudah kami ambil kembali, dan kami kembalikan utuh ke kas negara sebanyak Rp311 miliar," kata Kepala BGN, Sudaryono, dikutip Riwara.id dari akun Instagram @indonesiago.id, Senin 31 Agustus 2026.

Selain pengembalian dana, BGN juga melakukan evaluasi penerima manfaat. Ditemukan ada sekitar 6 juta data ganda, salah satunya siswa yang terdaftar di sekolah umum dan pesantren.

Penyisiran dan evaluasi lebih ketat dilakukan agar tidak ada duplikasi anggaran, dan tepat sasaran kepada penerima manfaat.

BGN juga berupaya memastikan prinsip keadilan dan efisiensi tetap berjalan, dengan mengeluarkan 80 sekolah swasta dari daftar penerima MBG.

Langkah ini diambil agar anggaran prioritas pemerintah fokus pada kelompok masyarakat dan fasilitas pendidikan yang paling membutuhkan MBG.

BGN juga terus memperkuat sinkronisasi anggaran bersama Kementerian Keuangan untuk memastikan tata kelola MBG berjalan transparan pada tahun berjalan dan yang akan datang.

Evaluasi ini menjadi langkah BGN untuk menjaga keberlanjutan program MBG menjadi lebih baik.

Radar MBG

Belum lama ini, BGN juga menghadirkan layanan Radar MBG yang merupakan sebuah portal resmi yang menyajikan detail menu MBG secara real time setiap hari, di semua instansi yang dilayani oleh SPPG.

Melalui Radar MBG, bisa memantau sajian menu harian dan profil alamat instansi secara langsung. Selain itu, juga memberikan informasi lengkap detail kandungan gizi per porsi sesuai menu yang disajikan.

Dalam Radar MBG juga memberikan informasi secara rinci mengenai SPPG yang bertugas melayani instansi terkait.

Layanan ini diharapkan dapat mewujudkan pemenuhan gizi yang terukur, transparan, serta akuntabel untuk generasi masa depan yang sehat di Indonesia.

BGN tarik dana dari 414 SPPG yang belum beroperasi dan disetorkan kembali ke kas negara. Temuan itu merupakan hasil evaluasi dan pembenahan data di lapangan.

Foto Editor
Ayu Abriyani -

Jurnalis dari Kota Solo yang fokus pada isu pendidikan, sosial dan kemasyarakatan.

 Stories