Muktamar NU 2026 Makin Modern, Gus Ipul Pastikan Arena Utama dan Akomodasi di Jombang Siap 100 Perse

Rabu, 26 Agustus 2026 | 15:34 WIB
Gus Ipul bersama pengurus PBNU mengecek sistem registrasi berbasis barcode menjelang pembukaan Muktamar Ke-35 NU di Jombang
Gus Ipul bersama pengurus PBNU mengecek sistem registrasi berbasis barcode menjelang pembukaan Muktamar Ke-35 NU di Jombang

JOMBANG, RIWARA.ID - ​Suasana di Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Jombang, tampak makin sibuk mendekati hari pembukaan Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama. Untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan tanpa kendala, Sekretaris Jenderal PBNU sekaligus Ketua Panitia Muktamar, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), turun langsung mengecek lapangan.

​Tidak sendiri, Gus Ipul hadir bersama Sekretaris Steering Committee Prof. Mohammad Nuh dan Bendahara Umum PBNU Agus Gudfan Arief. Rombongan panitia ini menyisir area vital perhelatan besar tersebut, dimulai dari arena utama pembukaan di Lapangan Desa Tambakberas yang pengerjaan fasilitas pendukungnya sudah memasuki tahap akhir.

Simulasi Pendaftaran Digital untuk Layanan Lebih Cepat

​Tak sekadar melihat-lihat, rombongan PBNU juga menjajal langsung alur pendaftaran peserta (muktamirin). Mulai dari mengambil nomor antrean, proses verifikasi data, hingga pemindaian barcode digital, semuanya diuji coba secara mandiri.

​Langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada hambatan teknis saat ribuan utusan dari berbagai daerah tiba di lokasi.

  • ​Sistem Data Tunggal: Pendaftaran terhubung langsung dengan Daftar Peserta Tetap (DPT) resmi.
  • ​Alur Terintegrasi: Setelah verifikasi barcode selesai, peserta langsung diarahkan ke lokasi akomodasi sesuai kontingen wilayah masing-masing.
  • ​Keamanan Forum: Registrasi presisi ini efektif meminimalkan risiko adanya peserta susupan atau pengganti tanpa mandat sah.

​Gus Ipul menyampaikan bahwa penerapan teknologi barcode ini merupakan bentuk adaptasi NU terhadap perkembangan zaman, sekaligus strategi agar alur kedatangan berjalan tertib tanpa penumpukan antrean.

Siap Menyambut Abad Kedua Nahdlatul Ulama

​Persiapan marathon yang memakan waktu efektif sekitar 50 hari ini mendapat apresiasi tinggi dari PBNU. Kerja keras tim kesekretariatan dan panitia lokal Ponpes Bahrul Ulum dinilai berhasil menyiapkan sarana akomodasi, ruang sidang pleno dan komisi, hingga layanan medis serta logistik secara matang.

​Dengan kesiapan teknis yang solid, para peserta diharapkan dapat berfokus penuh menyumbang gagasan terbaik. Muktamar Ke-35 ini memiliki makna mendalam karena menjadi muktamar perdana di abad kedua NU, sekaligus momen berkesan karena digelar kembali di Jombang—tanah kelahiran para pendiri (muassis) Nahdlatul Ulama. ***

PBNU rampungkan persiapan teknis Muktamar Ke-35 NU. Sistem data tunggal berbasis barcode siap layani ribuan muktamirin secara presisi.

Editor
Ali Mahfud -

Jurnalis dan analis internasional, mengurai dinamika geopolitik, ekonomi global, dan konflik dunia dengan ketajaman dan kedalaman.

 Stories