Amankan Muktamar NU ke-35 di Jombang, Polisi Kerahkan Ratusan Personel Antisipasi 90 Ribu Massa

Rabu, 26 Agustus 2026 | 13:33 WIB
Polres Jombang menggelar apel pengamanan Muktamar NU ke-35
Polres Jombang menggelar apel pengamanan Muktamar NU ke-35

JOMBANG, RIWARA.ID – Suasana Mapolres Jombang riuh sejak pagi. Ratusan personel gabungan berbaris rapi mengikuti Apel Gelar Pasukan untuk mengamankan perhelatan besar Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), Rabu, 26 Agustus 2026.

​Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan memimpin langsung jalannya apel yang melibatkan jajaran Polres Jombang serta personel BKO dari Polda Jawa Timur. Langkah ini diambil guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan kondusif, mengingat estimasi massa yang hadir diperkirakan menembus 90 ribu orang dari berbagai penjuru tanah air.

​"Kami atas nama keluarga besar Polres Jombang mengucapkan selamat datang di Kabupaten Jombang, Kota Santri yang kita cintai. Terima kasih kepada seluruh personel yang hadir dan siap bersama-sama menyukseskan pengamanan Muktamar NU ke-35 ini," ujar AKBP Ardi Kurniawan saat membuka arahannya.

​Sejumlah pejabat kepolisian turut hadir mendampingi pelaksanaan apel, di antaranya Kabag Dalops Roops Polda Jatim AKBP I Made Dhanu Wardana, Kasubbag Binlakops Polda Jatim Kompol Hermanto, serta Pejabat Utama (PJU) Polres Jombang.

Kekuatan Personel Gabungan

​Guna menyokong pengamanan di wilayah Kota Santri ini, Polda Jatim menerjunkan kekuatan penuh. Pasukan BKO yang disiagakan meliputi:

  • ​1 Satuan Setingkat Kompi (SSK) Sat Brimob Polda Jatim
  • ​1 SSK Dit Samapta Polda Jatim
  • ​1 Satuan Setingkat Peleton (SST) Polres Kediri
  • ​1 SST Polres Nganjuk
  • ​1 SST Polres Mojokerto

​Lima Instruksi Khusus Kapolres Jombang

​Mengingat skala acara yang begitu besar dan dihadiri para kiai sepuh, ulama, hingga warga nahdliyin dari pelbagai lapisan masyarakat, Kapolres Jombang memberikan lima penekanan krusial kepada jajarannya di lapangan.

​Pertama, setiap anggota wajib memahami tugas dan fungsi pokoknya dengan jelas. Kedua, seluruh pengamanan harus mengedepankan sisi humanis, profesional, dan proporsional.

​"Muktamar ini akan dihadiri para kiai, ulama, tokoh masyarakat, hingga ibu-ibu dan anak-anak. Layani mereka secara humanis dan penuh kesantunan," tegas Ardi.

​Ketiga, Kapolres mengingatkan agar tidak ada satu pun personel yang meremehkan situasi (underestimate). Deteksi dini dan pencegahan cepat harus selalu diutamakan untuk mengantisipasi potensi gangguan sekecil apa pun di tengah gelombang massa yang masif.

​Keempat, pentingnya penguatan koordinasi dan sinergi antar-instansi. Personel Polres Jombang diinstruksikan membangun komunikasi erat dengan pasukan BKO, panitia pusat, maupun panitia lokal.

​Sebagai penutup instruksinya, Ardi mengajak seluruh jajaran menganggap tugas ini sebagai ladang pengabdian. Ia berharap dedikasi para petugas di lapangan mendapat keberkahan dan memastikan rangkaian Muktamar NU ke-35 di Jombang berlangsung aman, tertib, serta sejuk. ***

Polres Jombang dan BKO Polda Jatim menggelar apel pengamanan Muktamar NU ke-35. Simak strategi Kapolres mengawal kedatangan 90 ribu massa dan para ulama.

Editor
Ali Mahfud -

Jurnalis dan analis internasional, mengurai dinamika geopolitik, ekonomi global, dan konflik dunia dengan ketajaman dan kedalaman.

 Stories