Bisa Jadi Rest Area hingga Tempat Menginap Gratis, Ini Fasilitas 99 Masjid di Muktamar ke-35 NU di Jombang

Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:19 WIB
Peluncuran 99 masjid untuk peserta Muktamar NU di Jombang
Peluncuran 99 masjid untuk peserta Muktamar NU di Jombang

JOMBANG, RIWARA.ID- Suasana Kota Santri Jombang kini terasa semakin hangat dan sibuk. Menjelang perhelatan akbar Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang dijadwalkan berlangsung pada 27–31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, berbagai persiapan terus dimatangkan.

Tak sekadar menyiapkan arena utama, masyarakat Jombang juga bersiap membuka pintu rumah dan tempat ibadah mereka lebar-lebar. Salah satu langkah nyata dihadirkan oleh PCNU Jombang bersama Dewan Masjid Indonesia (DMI) melalui program unik bertajuk “99 Masjid Ramah Muktamirin”.

Sebanyak 99 masjid yang tersebar di 21 Majelis Wakil Cabang (MWC) NU se-Kabupaten Jombang kini disulap bukan hanya sebagai sarana ibadah, tetapi juga sebagai tempat singgah (rest area), tempat melepas lelah, hingga lokasi menginap sementara bagi para muktamirin dan penggembira dari seluruh penjuru Tanah Air.

Peluncuran program pelayanan ini ditandai secara simbolis lewat tabuhan rebana oleh Bupati Jombang Warsubi bersama jajaran Forkopimda dan Ketua DMI Jombang di Masjid Agung Baitul Mukminin pada Minggu 23 Agustus 2026.

Membuka Pintu Keramahan untuk Para Tamu Kiai

Bupati Jombang, H. Warsubi, menyampaikan rasa bangganya karena Kabupaten Jombang kembali dipercaya menjadi tuan rumah hajatan sebesar Muktamar NU. Menurutnya, ribuan hingga puluhan ribu orang akan memadati Jombang, sehingga kehadiran tempat istirahat yang layak menjadi kebutuhan mendesak.

"Sebentar lagi Jombang akan menyambut ribuan tamu dari berbagai daerah. Masjid dan musala tentu akan menjadi lokasi yang paling banyak dituju para muktamirin di sela-sela padatnya agenda," ujar Warsubi dikutip Selasa, 25 Agustus 2026.

Mengingat pentingnya peran masjid selama hajatan berlangsung, Warsubi mengimbau para takmir dan pengelola tempat ibadah untuk bersiap ekstra, terutama dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan.

"Saya titip pesan kepada para takmir untuk selalu menjaga kebersihan dan kenyamanan fasilitas masjid. Mari kita sambut seluruh tamu yang datang ke Jombang dengan senyuman ramah dan penuh kebahagiaan," tambahnya.

Fasilitas Menginap Hingga Konsumsi Gratis

Program 99 Masjid Ramah Muktamirin ini sengaja dirancang untuk memecah penumpukan massa agar tidak terkonsentrasi hanya di area utama Pesantren Tambakberas. Dengan menyebarkan titik pelayanan ke seluruh pelosok Jombang, para tamu memiliki banyak opsi untuk beristirahat dengan tenang.

Ketua DMI Jombang, Didin Ahmad Sholahuddin atau yang akrab disapa Gus Didin, menjelaskan bahwa penentuan lokasi masjid dilakukan berdasarkan peta kebutuhan wilayah utara, selatan, barat, timur, dan tengah.

"Dari 99 masjid yang terdata, sekitar 25 hingga 30 masjid telah diverifikasi dan dinyatakan sangat layak untuk menjadi tempat menginap para peserta maupun mukhibin (penggembira)," terang Gus Didin.

Masjid-masjid yang masuk dalam jaringan ini tak hanya menyediakan ruang untuk tidur, tetapi juga wajib memastikan kebersihan MCK, ketersediaan air wudu yang melimpah, serta menyediakan konsumsi dasar seperti air mineral, kopi, dan teh secara gratis.

Khusus untuk masjid yang berada dalam radius dua kilometer dari pusat kegiatan muktamar, panitia memberikan perhatian ekstra karena diprediksi akan menjadi titik paling padat pengunjung.

Guna memudahkan para tamu dari luar kota, panitia juga menyediakan panduan peta lokasi—baik cetak maupun digital—sehingga para muktamirin dapat dengan mudah menemukan masjid terdekat dari rute perjalanan mereka di Kota Santri. ***

Menjelang Muktamar NU ke-35 di Jombang, sebanyak 99 masjid disulap menjadi titik singgah, tempat menginap, dan penyedia konsumsi gratis bagi para muktamirin.

Editor
Ali Mahfud -

Jurnalis dan analis internasional, mengurai dinamika geopolitik, ekonomi global, dan konflik dunia dengan ketajaman dan kedalaman.

 Stories