SAR Gabungan Berhasil Evakuasi Pendaki Gunung Slamet yang Terhempas ke Dasar Kawah Gara-gara Foto Selfie

Rabu, 19 Agustus 2026 | 14:58 WIB
SAR gabungan mengevakuasi jenazah M Fahri Maulana pendaki Gunung Slamet yang jatuh ke kawah hingga meninggal dunia
SAR gabungan mengevakuasi jenazah M Fahri Maulana pendaki Gunung Slamet yang jatuh ke kawah hingga meninggal dunia (Foto: Humas Basarnas)

RIWARA.id – Tim SAR gabungan berhasil membawa turun jenazah M. Fahri Maulana (16), pendaki yang meninggal dunia akibat jatuh ke dalam kawah Gunung Slamet, ke Basecamp Permadi Guci, Kabupaten Tegal, Rabu (19/8/2026) dini hari.

Proses evakuasi pendaki asal Dukuh Pakeleran, Desa Sridadi, Kecamatan Sirampong, Kabupaten Brebes tersebut berlangsung dramatis lantaran posisi jatuhnya korban berada di kedalaman kawah aktif yang terjal dan berisiko tinggi.

Rombongan tim evakuasi yang membawa jasad remaja tersebut akhirnya menginjakkan kaki di Basecamp Permadi Guci tepat pada pukul 02.15 WIB.

Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono, mengonfirmasi bahwa seluruh tahapan penanganan darurat hingga proses membawa korban turun dari puncak berjalan tanpa hambatan berarti.

"Alhamdulillah seluruh proses evakuasi berjalan lancar. Jenazah korban sudah tiba di Basecamp Permadi pukul 02.15 dini hari," ujar Budiono dalam keterangannya, Rabu (19/8/2026).

Setelah berhasil dibawa turun ke basecamp, jasad korban langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat menggunakan ambulans untuk pemeriksaan medis.

"Selanjutnya jenazah dibawa ke Puskesmas Bumijawa Tegal untuk diperiksa lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga," kata Budiono menambahkan.

Ia menjelaskan, cuaca di kawasan puncak Gunung Slamet cukup bersahabat selama operasi penanganan berlangsung, sehingga mempermudah pergerakan personel SAR di lapangan.

"Tidak ada hambatan di jalan selama proses evakuasi turun. Cuaca cerah dan semua unsur tim SAR gabungan bersinergi dengan baik," tutur Budiono.

Operasi SAR berskala besar ini mengerahkan hampir seratus personel gabungan yang terdiri atas Basarnas Kantor SAR Semarang, Kantor SAR Cilacap, USS Pemalang, USS Banyumas, Koramil, dan Polsek.

Selain aparat penegak hukum dan petugas resmi, unsur BPBD, PMI, pengelola basecamp pendakian, relawan, potensi SAR Tegal, Pemalang, Pekalongan, serta warga setempat turut diterjunkan langsung ke lokasi.

Tim Search and Rescue Unit (SRU) 1 dilaporkan berhasil mencapai titik jatuhnya korban pada Selasa (18/8/2026) pukul 18.30 WIB dan mengalihkan jasad korban dari kedalaman sekitar 20 meter.

"Kami ucapkan terima kasih banyak atas segala usaha dan kerja sama yang baik antar-unsur dalam SAR gabungan, sehingga korban bisa dievakuasi dari kawah dan dibawa turun. Kami mengimbau pendaki untuk lebih berhati-hati agar tidak terulang kejadian serupa," tegas Budiono.

Peristiwa naas yang menimpa Fahri bermula ketika ia melakukan aktivitas pendakian Gunung Slamet melalui jalur Basecamp Sawangan bersama tiga orang rekannya sejak Senin (17/8/2026) malam.

Rombongan pendaki remaja tersebut berhasil mencapai puncak tertinggi di Jawa Tengah itu pada Selasa (18/8/2026) pagi hari, dan bermaksud turun kembali sekitar pukul 09.00 WIB.

Namun, korban memilih berada di kawasan puncak lebih lama dan berdiri di dekat area bibir kawah sebelum menyusul rekan-rekannya.

Pijakan tanah dan batuan di tebing kawah yang rapuh mendadak ambrol, membuat tubuh Fahri seketika terperosok dan jatuh ke dasar kawah.

Insiden fatal tersebut disaksikan langsung oleh pendaki lain di sekitar lokasi, yang langsung melapor ke Pos Basecamp Bosapala Sawangan sebelum diteruskan ke Unit Siaga SAR.

Setelah jenazah tiba di basecamp dan langsung dirujuk ke Puskesmas Bumijawa, Tim SAR Gabungan secara resmi menutup Operasi SAR pada Rabu (19/8/2026) pukul 02.30 WIB, dan seluruh unsur penolong kembali ke satuan masing-masing. (*)

Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi jenazah M. Fahri Maulana (16), pendaki yang jatuh ke kawah Gunung Slamet sejauh 20 meter.

Foto Editor
Ari Kristyono -

Wartawan sejak era mesin ketik dan sedang terus belajar untuk menjadi jurnalis era digital.

 Stories