Kemenhaj Buka Seleksi PPIH Arab Saudi Bidang Kesehatan untuk Haji 2027, Pendaftaran Dibuka Mulai 20 Agustus 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:39 WIB
Ilustrasi - Kemenhaj akan Membuka Seleksi PPIH Arab Saudi Bidang Kesehatan untuk Haji 2027
Ilustrasi - Kemenhaj akan Membuka Seleksi PPIH Arab Saudi Bidang Kesehatan untuk Haji 2027 (Foto: haji.go.id)

RIWARA.id - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) membuka Seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Bidang Kesehatan Kloter dan PPIH Kesehatan Arab Saudi untuk penyelenggaraan ibadah haji 1448 H/2027 M. Pendaftaran peserta seleksi mulai dibuka pada 20 Agustus 2026.

Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Puji Raharjo, mengatakan seleksi tersebut bertujuan untuk mendapatkan petugas kesehatan yang profesional, berintegritas, kompeten, serta memiliki komitmen kuat dalam pelayanan kepada jemaah haji.

“Petugas haji harus memiliki kompetensi sesuai bidang tugas, serta berkomitmen penuh dalam melayani jemaah. Melalui seleksi ini, kami ingin mendapatkan petugas yang siap secara kompetensi, kesehatan, integritas, dan kemampuan untuk bekerja di lapangan,” tutur Puji yang dikutip Riwara.id dari laman haji.go.id, Selasa 18 Agustus 2026.

Ia menyatakan jika seluruh proses seleksi PPIH bebas gratifikasi dan tidak dipungut biaya. Peserta juga diminta mengikuti proses pendaftaran secara mandiri serta memastikan semua dokumen yang disampaikan benar dan dapat dipertanggungjawabkan.

Secara umum, kriteria calon petugas di antaranya sehat jasmani dan rohani, memiliki integritas dan rekam jejak yang baik, mampu mengoperasikan komputer maupun gawai yang berbasis Android dan/atau iOS, serta diutamakan mampu berbahasa Arab dan/atau bahasa Inggris.

Plt. Kepala Pusat Kesehatan Haji, dr. Dani Pramudya, mengungkapkan peserta berusia minimal 25 tahun dan maksimal 57 tahun bagi yang bertugas sebagai tenaga kesehatan kloter.

Bagi tenaga kesehatan yang bertugas di Sektor dan Klinik Kesehatan Haji Indonesia, berusia minimal 27 tahun dan maksimal 55 tahun.

Calon petugas kesehatan haji juga harus memiliki pengalaman kerja minimal dua tahun sesuai peminatan tugas.

“Petugas kesehatan harus memiliki kesiapan klinis dan kemampuan merespons kondisi kegawatdaruratan, serta mampu membantu tugas administratif. Kompetensi profesi, pengalaman kerja, kesiapan fisik, serta kemampuan bekerja dalam situasi yang cepat sangat dibutuhkan untuk melayani jemaah,” jelas Dani.

Formasi yang dibuka dalam seleksi ini mencakup PPIH Kesehatan Kloter yang terdiri dari dokter atau dokter spesialis, dan perawat.

Sementara, untuk seleksi PPIH Kesehatan Arab Saudi dan tenaga kesehatan bandara dibuka untuk formasi dokter, dokter spesialis, perawat, apoteker atau tenaga vokasi farmasi, elektromedis, tenaga laboratorium medis, serta tenaga rehabilitasi medik.

Selain itu, juga radiografer, tenaga sanitasi lingkungan, perekam medis dan informasi kesehatan, serta tenaga pencegahan dan pengendalian infeksi.

Khusus untuk dokter, perawat, dan apoteker atau tenaga vokasi farmasi, peserta wajib memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) dan Surat Izin Praktik (SIP) sesuai ketentuan. Dokter dan perawat juga wajib menyertakan sertifikat kegawatdaruratan yang saat ini masih berlaku.

Jadwal Tahapan Seleksi PPIH

Pendaftaran peserta mulai dibuka pada 20 Agustus 2026 dengan batas akhir unggah dokumen pada 26 Agustus 2026.

Peserta yang lolos verifikasi administrasi, akan mengikuti Computer Assisted Test (CAT) pada 31 Agustus 2026 dan Medical Check Up (MCU) pada 3–8 September 2026.

Peserta yang dinyatakan lolos CAT dan MCU, berhak mengikuti pendidikan dan pelatihan yang akan diumumkan pada 15 September 2026.

“Menjadi petugas haji adalah amanah untuk melayani jemaah. Kami berharap para peserta yang terpilih sudah benar-benar siap memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah haji Indonesia,” imbuh Puji.

Untuk proses pendaftaran, calon peserta dapat mengakses laman resmi rekrutmen petugas haji melalui link https://petugas.haji.go.id/#/home, atau kunjungi langsung laman haji.go.id.

Kemenhaj akan membuka seleksi PPIH Arab Saudi di Bidang Kesehatan untuk penyelenggaraan haji 2027. Ada kriteria khusus untuk pendaftar.

Foto Editor
Ayu Abriyani -

Jurnalis dari Kota Solo yang fokus pada isu pendidikan, sosial dan kemasyarakatan.

 Stories