Alibi Bebizie, Anggota DPRD DKI dari PAN yang Diperiksa KPK Terkait Skandal Korupsi Batu Bara

Jumat, 14 Agustus 2026 | 13:25 WIB
anggota DPRD DKI Jakarta Bebizie Sri Mulyati
anggota DPRD DKI Jakarta Bebizie Sri Mulyati (Foto: ig @bebizie)

JAKARTA, RIWARA.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami aliran dana dari kasus dugaan gratifikasi pertambangan batu bara yang menyeret mantan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Rita Widyasari. Terbaru, anggota DPRD DKI Jakarta, Bebizie Sri Mulyati, turut dipanggil penyidik untuk dimintai diperiksa sebagai saksi.

Pemeriksaan politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini difokuskan pada profesinya sebagai penyanyi saat mengisi sejumlah acara perusahaan di wilayah Kalimantan Timur pada kurun waktu 2017 hingga 2018.

Usai menjalani pemeriksaan, Bebizie menegaskan dirinya akan kooperatif membantu kelancaran proses hukum yang tengah ditangani penyidik KPK. Terkait kasus yang dikaitkan dengan dirinya, wanita ini memiliki sejumlah alibi.

"Saya memenuhi panggilan dari KPK sehubungan dengan pemeriksaan, membantu pemeriksaan kasus hari ini. Saya sebagai penyanyi, mengisi acara di Kalimantan Timur, sehingga saya ditanya ada kaitan apa," ujar Bebizie usai pemeriksaan yang berlangsung, Kamis, 13 Agustus 2026.

Dokumen Kontrak dan Transaksi

Lebih lanjut, Bebizie menceritakan bahwa tim penyidik mengonfirmasi jejak transaksi pembayaran honor atas penampilannya di Kaltim kala itu. Menurutnya, seluruh aktivitas hiburan yang ia jalani murni atas dasar profesionalisme kerja sebagai seorang penyanyi.

"Jadi saya menjelaskan di 2017–2018, saya ada beberapa kali nyanyi di Kalimantan Timur yang diundang oleh PT. Sebagai penyanyi, iya, jadi karena ada transaksi pembayarannya gitu, sehingga saya dipanggil terkait itu. Secara profesional, iya, itu saja," terang dia.

Dalam pemeriksaan tersebut, Bebizie mengaku dihujani sekitar 29 pertanyaan oleh tim penyidik. Materi pertanyaan umumnya berkisar pada bukti kontrak kerja sama serta rincian kegiatan menyanyi yang pernah dijalaninya beberapa tahun silam.

KPK Periksa Saksi Lainnya

Secara terpisah, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan adanya pemeriksaan terhadap Bebizie. Ia menyampaikan bahwa Bebizie diperiksa bersama dua saksi lainnya untuk melengkapi berkas penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi (TPK) terkait gratifikasi per metrik ton batu bara di Kukar dengan tersangka utama berinisial RW (Rita Widyasari).

Dua saksi lain yang turut dipanggil pada hari yang sama adalah Noval Elfarveisa yang berprofesi sebagai advokat, serta Agus Mujianto selaku Staf Keuangan dan General Administrasi PT Alam Jaya Pratama.

Meski KPK belum membeberkan secara detail materi pemeriksaan teknis terhadap ketiga saksi, penyidik terus mendalami seluruh aliran dana dan transaksi yang terhubung dengan penerimaan gratifikasi di sektor tambang tersebut.

Pengembangan Kasus Rita Widyasari dan Jeratan Korporasi

Perkara yang menyeret nama Bebizie ini merupakan bagian dari pengembangan penyidikan skandal korupsi yang melibatkan mantan Bupati Kukar, Rita Widyasari. Dalam rentetan kasus ini, lembaga antirasuah telah menetapkan tiga entitas korporasi sebagai tersangka, yaitu PT Sinar Kumala Naga, PT Alamjaya Barapratama, dan PT Bara Kumala Sakti.

Ketiga perusahaan pertambangan tersebut diduga kuat dimanfaatkan sebagai sarana pengalir dana gratifikasi kepada Rita.

Sebagai informasi, Rita Widyasari bersama orang kepercayaannya, Khairudin, sebelumnya telah dijatuhi vonis bersalah oleh majelis hakim atas kasus suap dan gratifikasi. Dalam proses pengembangannya, KPK juga menjerat Rita dengan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Penyidik menduga Rita menerima komisi gratifikasi dari setiap hasil pengerukan batu bara di Kukar dengan nilai mencapai sekitar US$5 per metrik ton. Guna memulihkan kerugian negara, penyidik KPK hingga saat ini telah menyita puluhan aset yang diduga berasal dari hasil korupsi tersebut. ***

Anggota DPRD DKI Jakarta Bebizie Sri Mulyati diperiksa KPK terkait penyidikan kasus gratifikasi mantan Bupati Kukar Rita Widyasari.

Editor
Ali Mahfud -

Jurnalis dan analis internasional, mengurai dinamika geopolitik, ekonomi global, dan konflik dunia dengan ketajaman dan kedalaman.

 Stories