Sah! Prabowo dan Presiden Korea Selatan Sepakati Produksi Massal Pesawat Tempur IF-21

  • Ari Kristyono
  • Rabu, 01 April 2026 | 21:41 WIB
  • Default Publisher Publish by: Ari Kristyono
Uji terbang pesawat tempur KF-21 Boramae di Korea Selatan, Januari lalu
Uji terbang pesawat tempur KF-21 Boramae di Korea Selatan, Januari lalu (Foto: Airforce-technology)

 


RIWARA.id – Presiden Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung resmi menyepakati kerja sama produksi massal pesawat tempur supersonik IF-21—varian Indonesia dari KF-21.

Kesepakatan strategis ini dicapai dalam pertemuan puncak di Istana Kepresidenan Korea Selatan, Rabu (1/4/2026).

Melansir laporan dari media Korsel naver.com, kedua pemimpin negara menyatakan kepuasan atas tuntasnya pengembangan bersama yang telah berjalan lebih dari satu dekade.

Proyek ambisius ini dijadwalkan selesai sepenuhnya pada Juni mendatang, yang kemudian akan segera dilanjutkan ke tahap produksi massal untuk memperkuat armada udara kedua negara.

Meski sempat diwarnai dinamika pemotongan kontribusi anggaran sebesar 1 triliun won dan isu kebocoran teknologi, hubungan pertahanan kedua negara kini justru naik kelas menjadi "Mitra Strategis Komprehensif Khusus".

Presiden Lee Jae-myung menegaskan bahwa Indonesia adalah mitra yang sangat berharga bagi industri pertahanan Korea saat ini.

Menanggapi berbagai dinamika masa lalu, Presiden Prabowo Subianto menganalogikan hubungan ini seperti sebuah keluarga yang tak luput dari kesalahpahaman, namun tetap memiliki kepentingan bersama yang kuat.

Selain pesawat tempur, kedua negara juga setuju menjajaki proyek rudal anti-tank berpemandu, pesawat latih, hingga amunisi.

Tak hanya militer, kerja sama ini merambah ke sektor ekonomi strategis dengan memanfaatkan Dana Kekayaan Negara Danantara senilai 1 triliun dolar AS.

Fokus investasi akan diarahkan pada pengembangan kecerdasan buatan (AI), mineral kritis, energi terbarukan, serta pembangunan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Sebagai bentuk kehormatan tertinggi, Presiden Lee menganugerahi Presiden Prabowo dengan Grand Order of Mugunghwa. (***)

 

Presiden Prabowo dan Presiden Lee Jae-myung sahkan produksi massal IF-21 di Seoul. Hubungan RI-Korea naik jadi Mitra Strategis Khusus.

Foto Editor
Author : Ari Kristyono

Wartawan sejak era mesin ketik dan sedang terus belajar untuk menjadi jurnalis era digital.

Topic News