Kondisi Terkini Veda Ega Pratama Usai Crash di MotoGP Amerika

  • Apriani Alva
  • Senin, 30 Maret 2026 | 07:39 WIB
  • Default Publisher Publish by: Apriani Alva

Riwara.id - Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, harus menelan kekecewaan pada seri Moto3 Grand Prix MotoGP Amerika Serikat 2026 setelah gagal menyelesaikan balapan akibat insiden crash.

Hasil tersebut menjadi DNF (Did Not Finish) pertama bagi rookie Honda Team Asia itu sepanjang musim ini, sekaligus menghentikan tren positifnya di awal kompetisi.

Balapan MotoGP Amerika Serikat 2026 ini berlangsung dalam putaran ketiga musim ini berjalan sengit sejak awal.

Sejumlah pembalap muda tampil agresif, termasuk Guido Pini yang akhirnya keluar sebagai pemenang.

Sementara itu, Alvaro Carpe memulai balapan dari pole position dan langsung memimpin jalannya lomba, diikuti oleh Valentin Perrone serta Maximo Quiles.

Veda Ega Pratama mengawali balapan dari posisi keempat dan sempat berada dalam rombongan terdepan.

Memasuki lap-lap awal, persaingan berlangsung ketat di barisan depan. Veda Ega Pratama terlibat duel dengan sesama rookie, di antaranya Casey O’Gorman dan Joel Esteban. 

Meski sempat turun ke posisi kedelapan pada lap ketiga, pembalap asal Gunungkidul tersebut mampu bangkit dengan performa impresif, bahkan mencatatkan lap tercepat pada lap keempat.

Namun, momentum positif tersebut tidak bertahan lama. Pada lap berikutnya, Veda mengalami kesalahan saat keluar dari tikungan 11.

Veda Ega Pratama kehilangan kendali motor dan mengalami highside yang membuatnya terjatuh. Insiden itu terjadi begitu cepat hingga pembalap di belakangnya, Joel Esteban, tidak sempat menghindar.

Akibatnya, Veda terpaksa mengakhiri balapan lebih awal dan tidak dapat melanjutkan lomba.

Meski mengalami kecelakaan, Veda dilaporkan masih bisa berdiri setelah insiden tersebut, menandakan tidak mengalami cedera serius.

Namun demikian, ia harus menerima kenyataan gagal finis dalam balapan yang sebelumnya sempat menunjukkan potensi besar.

Di sisi lain, persaingan di barisan depan terus berlanjut hingga lap terakhir. Perebutan kemenangan mengerucut antara Carpe, Quiles, Perrone, dan Pini.

Drama terjadi di tikungan terakhir ketika Carpe mencoba melakukan manuver overtake terhadap Perrone.

Upaya tersebut justru membuat keduanya melebar, membuka peluang bagi Pini yang berada di belakang untuk merebut kemenangan perdananya. Quiles finis di posisi kedua, sementara Carpe masih berhasil mengamankan podium ketiga.

Hasil ini menjadi pelajaran penting bagi Veda Ega Pratama dalam musim debutnya di Moto3. Meski gagal finis, performanya sebelum insiden menunjukkan, ia memiliki kecepatan dan potensi untuk bersaing di level tertinggi.

Dengan sisa musim yang masih panjang, peluang Veda Ega Pratama untuk bangkit dan kembali meraih hasil positif masih terbuka lebar bagi pembalap muda Indonesia tersebut.*

Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, harus menelan kekecewaan pada seri Moto3 Grand Prix MotoGP Amerika Serikat 2026 setelah gagal menyelesaikan balapan akibat insiden crash.

Foto Default
Author : Apriani Alva

Jurnalis dan analis internasional, mengurai dinamika geopolitik, ekonomi global, dan konflik dunia dengan ketajaman dan kedalaman.

Topic News