Apple Stop Produksi Mac Pro, Desktop Mahal Ini Tergusur Mac Studio

  • Inung R Sulistyo
  • Jumat, 27 Maret 2026 | 06:00 WIB
  • Default Publisher Publish by: Inung R Sulistyo

RIWARA.id – Apple Inc. resmi menghentikan produksi desktop kelas profesional Mac Pro, perangkat dengan spesifikasi tinggi yang selama ini ditujukan bagi editor video, fotografer, dan pengguna profesional lainnya.

Langkah ini terlihat dari hilangnya Mac Pro dari situs resmi Apple. Perangkat yang dibanderol mulai US$6.999 itu terakhir diperbarui pada 2023 dengan chip M2 Ultra.

Kalah Saing dari Mac Studio

Sejak kehadiran Mac Studio yang lebih ringkas dan bertenaga, posisi Mac Pro semakin terdesak.

Mac Studio dengan chip generasi lebih baru seperti M3 Ultra dinilai menawarkan performa tinggi dengan harga lebih terjangkau. Hal ini membuat Mac Pro menjadi kurang relevan di lini produk Apple.

Penjualan Lemah, Stok Dihabiskan

Mac Pro juga dilaporkan memiliki penjualan yang sangat rendah. Dalam beberapa pekan terakhir, Apple disebut menghabiskan sisa stok yang ada di toko.

Laporan Bloomberg News sebelumnya juga telah mengindikasikan rencana penghentian produk ini sejak Desember lalu.

Ekosistem Profesional Berubah

Penghentian Mac Pro menandai perubahan strategi Apple dalam menyasar pengguna profesional.

Sebelumnya, Apple juga menghentikan produksi monitor Pro Display XDR yang diperkenalkan bersama Mac Pro pada 2019. Sebagai gantinya, Apple menghadirkan Studio Display yang lebih terjangkau.

Pro dan Kontra di Kalangan Pengguna

Meski lebih efisien, peralihan ke Mac Studio tidak sepenuhnya diterima pengguna profesional.

Sebagian pengguna menginginkan fleksibilitas Mac Pro yang memungkinkan ekspansi perangkat keras seperti kartu jaringan dan komponen tambahan, sesuatu yang tidak sepenuhnya tersedia di Mac Studio.

Apple Siapkan Generasi Baru

Apple dilaporkan akan merilis Mac Studio generasi terbaru pada akhir tahun ini dengan prosesor yang lebih canggih.

Di sisi lain, Apple juga mengumumkan rencana memperluas produksi perangkatnya di Amerika Serikat, termasuk memproduksi Mac mini di fasilitas Houston mulai akhir 2026.*

Apple menghentikan produksi Mac Pro setelah kalah saing dengan Mac Studio. Desktop premium ini dinilai tak lagi relevan di lini produk Apple.

Foto Editor
Author : Inung R Sulistyo

Jurnalis dan analis internasional, mengurai dinamika geopolitik, ekonomi global, dan konflik dunia dengan ketajaman dan kedalaman. Menulis untuk pembaca yang ingin memahami arah perubahan dunia serta dampaknya bagi Indonesia.

Topic News