RIWARA.ID – Angkatan Darat Amerika Serikat (US Army) resmi memberikan kode XM8 untuk varian karabin terbaru dari senapan serbu M7 berkaliber 6,8x51mm. Senjata ini dirancang lebih pendek dan ringan guna menjawab kebutuhan prajurit di lapangan yang membutuhkan mobilitas tinggi tanpa mengorbankan daya hancur peluru generasi terbaru.
Program yang merupakan bagian dari Next Generation Squad Weapons (NGSW) ini bertujuan untuk menggantikan amunisi 5,56mm yang selama ini digunakan. Penggunaan kaliber 6,8mm diklaim sebagai solusi mutakhir militer AS untuk menembus rompi antipeluru modern milik lawan tanding mereka, yakni China dan Rusia, pada jarak yang lebih jauh.
Nama XM8 sendiri mengundang nostalgia karena militer AS pernah menggunakan kode serupa pada awal era 2000-an untuk proyek senjata futuristik "Starship Troopers" yang akhirnya dibatalkan. Mengutip dari laman twz.com, upaya peringan sistem senjata ini dilakukan dengan mendesain ulang upper receiver, memperkecil profil laras, hingga menghilangkan engsel popor lipat demi memangkas setiap gram beban yang tidak perlu.
"XM8 memiliki panjang total sedikit di atas 32 inci, dibandingkan dengan M7 yang mencapai 37 inci. Panjang laras dipangkas dari 13 menjadi 11 inci," ungkap Joshua Shoemaker, Manajer Produk Sig Sauer, produsen senjata tersebut.
Tabel Perbandingan: Karabin M4 vs XM8
Berikut adalah perbandingan teknis antara karabin standar saat ini (M4) dengan calon penggantinya (XM8):
| Fitur Spesifikasi | Karabin M4A1 (Standar) | Karabin XM8 (Generasi Baru) |
| Kaliber Amunisi | 5,56 x 45 mm NATO | 6,8 x 51 mm (.277 Sig Fury) |
| Panjang Laras | 14,5 inci | 11 inci |
| Bobot Ko s ong | Sekitar 3 kg (8,63 pon penuh) | Sekitar 3,3 kg (7,33 pon kosong) |
| Daya Penetrasi | Terbatas pada rompi keramik modern | Tinggi (Dirancang jebol rompi China/Rusia) |
| Sistem Optik | Standar (M68 CCO/ACOG) | Terkomputerisasi XM157 |
| Popor | Telescopic (Bisa ditarik) | Fixed Stock (Popor Tetap) |
Meskipun lebih ringan dari versi M7 standar, penggunaan sistem optik canggih XM157 dari Vortex Optics tetap memberikan beban tambahan yang signifikan bagi prajurit. Jason St. John dari Sig Sauer menjelaskan bahwa pihaknya terus berupaya membuat bobot XM8 sedekat mungkin dengan sistem senapan M4 agar prajurit tidak cepat lelah saat bermanuver.
Hingga saat ini, adopsi XM8 masih bersifat eksperimental dengan uji coba operasional unit yang dijadwalkan mulai Oktober mendatang. Sementara itu, Korps Marinir AS (USMC) dilaporkan masih enggan beralih dan memilih bertahan dengan senapan M27 IAR kaliber 5,56mm mereka. (*)
Ari Kristyono




Militer AS siapkan XM8, varian karabin senapan M7 kaliber 6,8mm. Dirancang khusus untuk jebol rompi antipeluru China dan Rusia. Cek speknya!