Lulusan SMA, Ayo Ikuti Pelatihan Vokasi Nasional Gratis, Kuota 20.000 Peserta, Ini Cara Daftarnya

  • Ayu Abriyani
  • Minggu, 08 Maret 2026 | 18:45 WIB
  • Default Publisher Publish by: Ayu Abriyani
Pemerintah Melalui Kemnaker Meluncurkan Program Vokasi Nasional 2026 untuk Lulusan SMA/SMK/MA
Pemerintah Melalui Kemnaker Meluncurkan Program Vokasi Nasional 2026 untuk Lulusan SMA/SMK/MA (Foto: Instagram.com/@kemensetneg.ri)

RIWARA.id - Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi meluncurkan Program Vokasi Nasional tahun 2026 untuk lulusan SMA/SMK/MA. Program ini untuk mendukung terwujudnya SDM Unggul di tahun 2045.

Program ini mengusung konsep link and match, agar lulusannya memiliki keahlian yang relevan dan langsung memenuhi kebutuhan pasar kerja, serta dunia industri saat ini.

Untuk pelatihan Batch 1, tersedia kuota bagi 20.000 peserta dengan prioritas lulusan SMA/SMK/MA tahun 2023 - 2025.

Ada berbagai fasilitas unggulan yang disiapkan yaitu pelatihan dan makan siang gratis, bantuan uang transportasi, sertifikasi kompetensi BNSP, hingga perlindungan jaminan kecelakaan kerja melalui BPJS Ketenagakerjaan.

Pendaftaran peserta dilakukan secara online melalui link: skillhub.kemnaker.go.id paling lambat 24 Maret 2026.

Dikutip Riwara.id dari akun Instagram @kemensetneg.ri, Minggu 8 Maret 2026, berikut ini persyaratan bagi para peserta:

- Usia minimal 17 tahun.

- Memiliki akun dalam platform SIAPkerja agar dapat mengiku ti seleksi.

- Diprioritaskan bagi lulusan SMA/SMK/MA sederajat tahun 2023 - 2025.

Tahapan Program Pelatihan Vokasi Nasional

- Pendaftaran pada 23 Februari hingga 24 Maret 2026.

- Seleksi peserta pada 25 Maret hingga 28 Maret 2026.

- Pengumuman hasil seleksi pada 29 Maret 2026.

- Pelatihan pada 1 April 2026.

Pelatihan Gratis

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah, mengatakan Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 1 diselenggarakan secara gratis.

Pelaksanaannya di 21 Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP), 13 Satuan Pelayanan (Satpel) Kemnaker, serta beberapa UPT Daerah Balai Latihan Kerja di seluruh Indonesia.

Sebelum melakukan pendaftaran, calon peserta wajib membuat akun SIAPkerja, kemudian mengikuti tahapan yang tersedia di sistem.

Tahapan itu mulai dari pengisian Asesmen Kecocokan Kerja, Asesmen Penilaian Diri/Self Potential Inventory (SPI), hingga memilih program pelatihan yang diminati.

Pada Batch 1, bidang kejuruan yang tersedia di antaranya teknologi informasi dan komunikasi (TIK), kewirausahaan, manufaktur, otomotif, pariwisata, dan konstruksi.

Program pelatihan yang ditawarkan seperti internet of things (IoT), instalasi panel surya, pengelasan, pengoperasian mesin computer numerical control (CNC), otomasi industri, kendaraan listrik, cyber security, digital marketing, smart farming, hingga pengolahan pangan industri.

Darmawansyah mengungkapkan jika program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan dunia kerja secara nyata dan bukan sekadar menambah pengetahuan di atas kertas.

"Program pelatihan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan SDM di dunia industri. Lulusannya tidak hanya mendapatkan sertifikat, tetapi juga kompetensi untuk siap masuk di dunia kerja,” jelasnya.

Darmawansyah berharap target kuota 20.000 peserta dapat terpenuhi secara optimal. Ia juga menyebut program itu adalah peluang nyata bagi masyarakat untuk meningkatkan kompetensi dan masa depannya.

Kemnaker menggelar Program Vokasi Nasional tahun 2026 untuk lulusan SMA/SMK/MA. Untuk pelatihan Batch 1, tersedia kuota bagi 20.000 peserta.

Foto Editor
Author : Ayu Abriyani

Jurnalis dari Kota Solo yang fokus pada isu pendidikan, sosial dan kemasyarakatan.

Topic News