RIWARA.id – Pemerintah Amerika Serikat memerintahkan evakuasi sebagian diplomat beserta keluarga mereka dari Arab Saudi menyusul meningkatnya ancaman serangan milisi Houthi dan eskalasi konflik dengan Iran.
Keputusan penarikan personel ini diambil setelah kelompok Houthi yang disokong Tehran kembali melancarkan serangan udara mematikan ke fasilitas vital Kerajaan Arab Saudi, seperti dilansir military.com, Kamis (23/10/2026).
Rentetan serangan drone dan rudal tersebut menewaskan sedikitnya empat orang di area kilang minyak Aramco serta bandara internasional di wilayah timur Arab Saudi.
Eskalasi keamanan ini bertepatan dengan rencana Amerika Serikat dan Israel yang tengah menyusun skema serangan balasan baru ke wilayah Republik Islam Iran.
Tak hanya di Arab Saudi, evakuasi personel militer dan diplomatik Amerika Serikat dikabarkan meluas hingga ke pangkalan militer di Yordania, Kuwait, dan Qatar.
Serangan Houthi pada Rabu lalu menyasar ladang minyak Shaybah milik Aramco dan menewaskan dua pekerja asal Nepal dan Filipina akibat tertimpa puing-puing proyektil.
Pada hari yang sama, serangan udara Houthi juga menghantam Bandara Internasional King Fahd di Dammam, membunuh dua orang serta melukai puluhan lainnya.
Meningkatnya intensitas serangan yang menyasar fasilitas penerbangan sipil dan infrastruktur energi memaksa otoritas Arab Saudi menutup sejumlah bandara udara utama.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri AS, Tommy Pigott, menegaskan bahwa keselamatan dan keamanan seluruh personel diplomatik beserta keluarga menjadi prioritas tertinggi Washington saat ini.
Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) dilaporkan terus meningkatkan aksi pencegatan dan serangan terhadap kapal-kapal tanker yang melintas di Selat Hormuz.
Langkah kian agresif Iran dan Houthi memicu lonjakan harga minyak mentah dunia, di mana minyak Brent naik 2,7 persen hingga menembus angka 111 dolar AS per barel.
Pemerintah Iran menegaskan bakal membalas setiap aksi militer AS dan Israel, sembari memasukkan target-target politik Washington ke dalam daftar sasaran tembak yang sah.
Upaya gencatan senjata yang sempat disepakati pada Juni lalu kini runtuh total, sementara negosiasi damai melalui mediator Qatar dan Pakistan masih menemui jalan buntu. (*)
AS tarik diplomat dari Arab Saudi usai serangan Houthi tewaskan 4 orang. Ketegangan dengan Iran picu lonjakan harga minyak dunia.