Perseteruan Hercules GRIB vs Menteri Maruarar Sirait: Sengketa Lahan Tanah Abang Memanas!

Rabu, 21 Oktober 2026 | 17:21 WIB
Maruar Sirait vs Hercules Rosario
Maruar Sirait vs Hercules Rosario

JAKARTA, RIWARA.ID — Ketegangan pecah di ruang publik setelah Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Hercules Rosario de Marshal, meluapkan amarahnya terhadap Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait. Pria yang akrab disapa Ara tersebut disemprot Hercules terkait sengketa lahan panas yang berlokasi di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Kemarahan Hercules memuncak saat ia menyambangi kantor Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Dalam video yang diunggah akun resmi Instagram GRIB Jaya, Hercules secara terbuka memperingatkan sang menteri agar tak merugikan dirinya yang mengklaim telah mengeluarkannya modal besar untuk pengosongan lahan tersebut.

Peringatan Keras Hercules: "Aku Bebasin Pakai Uang Puluhan Miliar!"

Dengan nada tinggi, Hercules menegaskan bahwa tanah yang kini memicu polemik itu bukanlah lahan kosong tanpa pemilik. Ia mengaku telah mengucurkan dana hingga puluhan miliar rupiah demi membebaskan area tersebut.

"Kamu tahu nggak Ara Sirait, tanah itu bukan kosong begitu. Tanah itu aku bebasin pakai uang. Aku kosongkan pakai uang, uang puluh-puluhan miliar. Asal kamu tahu. Kamu jangan nanti kasih pemerintah jadi menteri, terus kamu mau pemerintah merugikan rakyat. Merugikan saya lagi, Ara!" seru Hercules dalam video yang diunggah pada Rabu (21/10/2026).

Tak berhenti di situ, Hercules juga mengingatkan perjalanan politik Maruarar Sirait sebelum diangkat menjadi menteri di Kabinet Presiden Prabowo Subianto. Ia meminta Ara untuk bekerja dengan jujur dan tidak memicu kegaduhan.

"Sekarang kamu menteri di dalam pemerintahan Presiden yang ke-8. Kau sadar diri, jangan pakai otak nakal kamu yang dulu. Kau masih di jalur merah, terus kamu loncat ke jalur oranye, aku tahu kamu. Ini pejuang, petarung yang aslinya," cetus Hercules menegaskan loyalitasnya kepada pemerintah.

"Hei Ara Sirait, kalau kamu benar aku dukung, tapi kalau kamu masih mau pakai otak-atik..." ancamnya menyisakan peringatan.

Menteri Ara Melawan: "Itu Jelas Aset Negara!"

Menanggapi gelombang protes dan amukan Hercules, Menteri PKP Maruarar Sirait memilih bergeming dan berdiri tegak di atas aturan hukum. Ara menegaskan bahwa lahan bergejolak di Tanah Abang tersebut bukanlah tanah milik pribadi atau kelompok tertentu, melainkan sah milik negara di bawah naungan PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Ara mengungkapkan, status kepemilikan lahan tersebut telah dikoordinasikan dan diverifikasi secara mendalam bersama instansi terkait.

"Saya sudah cek ke BPN, ke Dirjen Tejo (Dirjen Penanganan Sengketa dan Konflik Pertanahan ATR/BPN), cek ke Dirut KAI, ke Kepala BP BUMN. Menurut mereka, lahan yang di Tanah Abang jelas aset negara," tegas Ara dalam keterangan tertulisnya.

Rencananya, lahan strategis milik PT KAI tersebut dialokasikan oleh pemerintah untuk membangun Rumah Susun (Rusun) bagi warga yang selama ini bermukim di sepanjang pinggiran rel kereta api Tanah Abang. Namun, proyek kemanusiaan dan penataan kota ini terpaksa terhambat akibat klaim kepemilikan dan sengketa dari pihak Hercules Cs. ***

Hercules Rosario mengungkapkan kekesalannya pada Menteri PKP Maruarar Sirait terkait sengketa lahan di Tanah Abang. Ada apa di balik perseteruan kedua tokoh ini?

Editor
Ali Mahfud -

Jurnalis dan analis internasional, mengurai dinamika geopolitik, ekonomi global, dan konflik dunia dengan ketajaman dan kedalaman.

 Stories