Prabowo Garansi Keamanan Investasi Asing di Indonesia: Yang Berani Tanam Modal Kami Anggap Saudara

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:59 WIB
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutannya di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park Kabupaten Halmahera Tengah Provinsi Maluku UtaraFoto
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutannya di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park Kabupaten Halmahera Tengah Provinsi Maluku UtaraFoto (Foto: Setpres BMI)

 

RIWARA.id – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan jaminan perlindungan penuh serta kepastian hukum bagi seluruh investor asing yang menanamkan modal di tanah air.

Penegasan komitmen investasi tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat meresmikan acara Groundbreaking dan Komersialisasi 11 Ekosistem Hilirisasi Nikel serta Ekspor Perdana Baterai Kendaraan Listrik di Kawasan Industri Weda Bay, Halmahera Tengah, Maluku Utara, Kamis (8/10/2026).

Di hadapan para pelaku industri dan pemangku kepentingan, Kepala Negara menyatakan bahwa pemerintah Indonesia menghormati dan siap mengamankan seluruh bentuk investasi tanpa membeda-bedakan negara asal.

Prabowo menyebut para penanam modal yang berani membangun kerja sama di wilayah-wilayah baru Indonesia bukan sekadar mitra bisnis biasa.

Bagi pemerintah dan masyarakat Indonesia, para pelaku usaha yang percaya pada potensi ekonomi nasional dipandang sebagai bagian dari keluarga besar bangsa.

Prabowo menggarisbawahi bahwa komitmen perlindungan ini merupakan modal utama untuk merawat kemitraan strategis jangka panjang antara Indonesia dan para investor global.

Pemerintah berjanji akan menjaga kerja sama serta iklim investasi yang kondusif dengan sebaik-baiknya demi menciptakan iklim usaha yang berkelanjutan.

Langkah ini juga sejalan dengan adat dan budaya luhur bangsa Indonesia yang senantiasa memuliakan serta menghormati setiap tamu yang datang dengan niat baik.

Prabowo menekankan bahwa tradisi menghargai pihak-pihak yang membantu pembangunan negeri menjadi prinsip dasar pendorong kerja sama saling menguntungkan.

Setiap pihak dari luar yang bersedia mengalirkan modal dan teknologi ke Indonesia akan diangkat derajatnya sebagai saudara yang wajib dilindungi.

Langkah konkret penjaminan investasi ini diperlihatkan langsung lewat peresmian rantai pasok hilirisasi nikel dari hulu hingga hilir di Halmahera Tengah.

Proyek hilirisasi tersebut mencakup produksi baterai kendaraan listrik siap ekspor yang menjadi tonggak penting posisi Indonesia dalam rantai pasok global.

Melalui kepastian keamanan modal ini, pemerintah optimistis arus investasi ke sektor strategis dan manufaktur bernilai tambah tinggi akan semakin geres.

Presiden menegaskan bahwa persaudaraan dan keadilan ekonomi akan selalu menjadi pilar utama dalam menyambut mitra investasi dari seluruh penjuru dunia. (*)

 

Presiden Prabowo jamin keamanan modal investor asing di Indonesia. Tegaskan penanam modal dianggap sebagai saudara dan mitra jangka panjang.

Foto Editor
Ari Kristyono -

Wartawan sejak era mesin ketik dan sedang terus belajar untuk menjadi jurnalis era digital.

 Stories