4 Gunung Api di Indonesia masih Dinyatakan Erupsi, Warga di Wilayah Ini Diimbau Waspada Sebaran Debu Vulkanik

Selasa, 29 September 2026 | 05:39 WIB
Ilustrasi - Sebaran Abu Vulkanik Gunung Api di Indonesia
Ilustrasi - Sebaran Abu Vulkanik Gunung Api di Indonesia (Foto: Dibuat dengan AI Chat GPT)

RIWARA.id - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis update terbaru sebaran debu vulkanik 4 gunung api di Indonesia, yang masih dinyatakan erupsi.

Data sebaran debu vulkanik tersebut per tanggal 28 September 2026 pukul 19.00 WIB, berdasarkan dari analisis citra RGB Himawari-9.

Dilansir Riwara.id dari akun Instagram @infobmkg, Selasa 29 September 2026, berikut ini data sebaran debu vulkanik 4 gunung api di Indonesia yang masih erupsi:

1. Gunung Lewotolo di Nusa Tenggara Timur

Sebaran debu vulkanik Gunung Lewotolo ini tidak terdeteksi.

2. Gunung Semeru di Jawa Timur

Debu vulkanik mengarah ke Tenggara yang mencakup di sebagian Kabupaten Lumajang dan Perairan Selatan Lumajang.

3. Gunung Ibu di Maluku Utara

Debu vulkanik mengarah ke Barat Laut yang mencakup di sebagian Kabupaten Halmahera Barat dan Perairan Barat Halmahera.

4. Gunung Dukono di Maluku Utara

Debu vulkanik mengarah ke Barat Laut yang mencakup di sebagian Kabupaten Halmahera Utara.

Sebaran debu vulkanik tersebut dapat berdampak pada kesehatan masyarakat dan transportasi.

Dampak Kesehatan

- Dapat menyebabkan iritasi mata dan kulit.

- Dapat menyebabkan batuk dan gangguan pernapasan.

- Memperburuk kondisi kesehatan bagi seseorang yang memiliki riwayat gangguan pernapasan.

 

Dampak Transportasi

- Mengurangi jarak pandang.

- Membuat permukaan jalan menjadi lebih licin.

- Menganggu kenyamanan dan keselamatan berkendara.

- Mengganggu fungsi mesin dan peralatan transportasi.

- Mengganggu navigasi serta operasional transportasi darat, laut dan udara.

- Menyebabkan keterlambatan, pengalihan rute perjalanan hingga penghentian sementara perjalanan.

- Meningkatkan risiko kecelakaan, apabila kontribusi abu cukup tebal.

Masyarakat di sekitar gunung api tersebut diimbau untuk tidak panik namun tetap waspada. Gunakan masker dan pelindung mata jika terjadi hujan abu lokal akibat aktivitas gunung berapi.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk mengikuti perkembangan informasi dari sumber resmi, mengikuti arahan BMKG, PVMBG dan pemerintah setempat.

Di sisi lain, BMKG menyatakan kondisi udara di wilayah Indonesia sudah bersih dari sebaran debu vulkanik Gunung Anak Krakatau dan arah sebaran menjauhi daratan.

BMKG merilis update terbaru sebaran debu vulkanik 4 gunung api di Indonesia yang masih dinyatakan erupsi. Sebaran debu tersebut berdasarkan dari analisis citra RGB Himawari-9.

Foto Editor
Ayu Abriyani -

Jurnalis dari Kota Solo yang fokus pada isu pendidikan, sosial dan kemasyarakatan.

 Stories