Profil dan Rekam Jejak Haji Isam, Bos Jhonlin Group di Balik Kapal J7 Explorer Rp1,9 Triliun Berlogo Kemenhan

Senin, 17 Agustus 2026 | 10:42 WIB
Haji Isam Bos Jhonlin Group di Balik Kapal J7 Explorer Rp19 Triliun Berlogo Kemenhan
Haji Isam Bos Jhonlin Group di Balik Kapal J7 Explorer Rp19 Triliun Berlogo Kemenhan (Foto: Kreator AI)

RIWARA.ID- Nama Andi Syamsuddin Arsyad atau yang lebih karib disapa Haji Isam kembali menjadi perbincangan hangat publik. Pemicunya tak lain adalah armada super mewah miliknya, Kapal J7 Explorer, yang terekam kamera membawa logo Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI hingga viral di media sosial.

Bukan tanpa alasan kemunculan logo tersebut memantik tanda tanya besar. Kapal berbobot 8.076 gross tonnage (GT) itu ditaksir memiliki nilai fantastis mencapai 120 juta dolar AS atau setara Rp1,9 triliun.

Menanggapi berbagai spekulasi yang berkembang, Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait meluruskan situasi. Ia memastikan kapal pesiar tersebut murni milik swasta yang dipinjamkan tanpa biaya sewa (free of charge) guna mendukung kegiatan operasional pemerintah di sejumlah wilayah Tanah Air.

Di saat bersamaan, Haji Isam membenarkan bahwa J7 Explorer merupakan kapal miliknya yang dibangun di Batam pada 2022 lalu. Pengusaha asal Kalimantan Selatan itu mengungkapkan, kapal tersebut dimanfaatkan sebagai pangkalan bergerak (floating base) untuk menyokong proyek lumbung pangan di Wanam, Papua Selatan—menjadi pusat koordinasi, hunian sementara para ahli, hingga penopang logistik di kawasan terpencil.

Aksi sosial berskala masif ini pun seolah kembali memvalidasi kapasitas serta jejaring kuat sang crazy rich Kalimantan. Lantas, seperti apa perjalanan hidup seorang Haji Isam hingga berada di posisinya saat ini?

Profil Haji Isam atau Andi Syamsuddin Arsyad

Di balik kesuksesannya memimpin jajaran bisnis raksasa, kisah masa muda Haji Isam tergolong sangat keras. Pria kelahiran Bone, Sulawesi Selatan, 1 Januari 1977 ini merupakan putra dari pasangan Andi Arsyad dan Wardatul Wardiyah. Sang ayah dikenal sebagai pedagang tembakau yang kemudian memboyong keluarga merantau ke Kalimantan. 

Sebelum mengecap kesuksesan sebagai pengusaha papan atas, Haji Isam meniti kariernya benar-benar dari bawah. Ia pernah melakoni pekerjaan kasar sebagai pekerja perkayuan, tukang tambang manual, hingga menjadi sopir truk pengangkut kayu. Ketangguhan dan kejeliannya dalam menangkap peluang bisnis di perantauan lantas mengubah garis hidupnya secara drastis.

Menikah dengan Nursam Jhonlin, pasangan ini dikaruniai tiga orang anak, yaitu Liana Saputri, Jhony Saputra, dan Sam Jhonlin.

Membangun Gurita Bisnis Jhonlin Group

Nama Haji Isam hari ini identik dengan PT Jhonlin Group (JG), konglomerasi bisnis berbasis di Batulicin, Kalimantan Selatan. Gurita usahanya menggeliat di pelbagai sektor strategis, mulai dari pertambangan batu bara, jasa pelabuhan, transportasi udara, hingga pengolahan kelapa sawit dan manufaktur.

Sejumlah anak perusahaan di bawah naungan Jhonlin Group antara lain PT Jhonlin Baratama, PT Jhonlin Marine and Shipping, PT Jhonlin Air Transport, PT Jhonlin Agromandiri, hingga PT Jhonlin Batu Mandiri.

Salah satu unit usahanya, PT Jhonlin Agro Raya Tbk, bahkan telah resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak 2022. Langkah korporasi ini makin mengukuhkan posisi Jhonlin Group sebagai pemain utama dalam peta perekonomian nasional.

Tokoh di Lingkaran Kekuasaan

Bukan rahasia umum lagi jika Haji Isam memiliki hubungan yang amat erat dengan para pemegang pimpinan tertinggi di negeri ini.

Pada era Presiden ke-7 RI Joko Widodo, namanya tercatat dalam struktur penting sebagai Wakil Bendahara Tim Pemenangan Nasional Jokowi-Ma'ruf pada Pilpres 2019. Kedekatannya dengan Jokowi beberapa kali terlihat di muka publik, termasuk saat sang presiden meresmikan pabrik biodiesel milik Jhonlin Group pada 2021.

Hubungan harmonis dengan jajaran elite pemerintahan terus berlanjut di era Presiden Prabowo Subianto. Haji Isam dikenal sebagai salah satu pengusaha nasional yang dipercayai pemerintah untuk menggarap proyek-proyek strategis seperti swasembada pangan. Kedekatan tersebut tampak jelas dalam berbagai agenda penting Istana Negara, salah satunya saat ia diundang secara khusus mendampingi Presiden Prabowo menjamu delegasi pengusaha dan investor asal Jepang pada akhir 2024.

Langkah Haji Isam meminjamkan kapal mewah J7 Explorer untuk mendukung misi Kemhan di Papua semakin mempertegas posisinya: seorang pengusaha swasta dengan kekuatan logistik mandiri yang membantu program Presiden Prabowo Subianto. ***

Heboh kapal pesiar J7 Explorer seharga Rp1,9 Trilun berlogo Kemhan. Pemiliknya ternyata Haji Isam, mantan sopir truk yang kini jadi crazy rich lingkaran Istana

Editor
Ali Mahfud -

Jurnalis dan analis internasional, mengurai dinamika geopolitik, ekonomi global, dan konflik dunia dengan ketajaman dan kedalaman.

 Stories