KLATEN – Kelompok Staf Medis (KSM) Obstetri dan Ginekologi (Obsgyn) RSUD Dr. Moewardi bekerja sama dengan Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) Klaten dan RSU Islam Klaten menggelar penyuluhan kesehatan bertajuk "Edukasi Pencegahan Inkontinensia Urine pada Wanita Menopause Bersama IIDI" di Ruang Rapat Lantai 3 RSU Islam Klaten, Sabtu (4/7/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya perempuan yang memasuki masa menopause, mengenai pentingnya pencegahan inkontinensia urine melalui edukasi kesehatan dan latihan Senam Kegel.
Informasi mengenai kegiatan tersebut diperoleh berdasarkan siaran pers yang diterima redaksi Riwara.id pada Senin (6/7/2026) malam. Penyuluhan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat melalui Hibah Grup Riset Universitas Sebelas Maret (UNS) yang berfokus pada peningkatan literasi kesehatan perempuan.
Acara yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 11.00 WIB tersebut menghadirkan sejumlah dokter spesialis obstetri dan ginekologi yang membe rikan edukasi sesuai bidang keahliannya.
Pemateri pertama, Dr. dr. Uki Retno Budihastuti, Sp.OG, Subsp.F.E.R, menyampaikan materi mengenai pentingnya mengenali tanda dan gejala menopause sejak dini. Menurutnya, pemahaman terhadap perubahan hormonal yang terjadi pada masa menopause akan membantu perempuan mempersiapkan diri secara fisik maupun mental sehingga tetap dapat menjalani fase tersebut dengan sehat, aktif, dan produktif.
Selanjutnya, Dr. dr. Asih Anggraeni, Sp.OG, Subsp.Urogin Re., memaparkan mengenai gangguan berkemih yang sering dialami perempuan pada masa menopause, salah satunya inkontinensia urine atau kondisi sulit menahan buang air kecil.
Ia menjelaskan bahwa inkontinensia urine bukanlah kondisi yang harus dianggap sebagai konsekuensi normal dari proses penuaan. Keluhan tersebut dapat memengaruhi aktivitas sehari-hari dan kualitas hidup, namun dapat dicegah maupun ditangani apabila dikenali sejak dini melalui pemeriksaan medis, perubahan gaya hidup, serta latihan otot dasar panggul.
Materi berikutnya disampaikan oleh dr. Eriana Melinawati, Sp.OG, Subsp.F.E.R, yang memberikan edukasi mengenai pentingnya menerapkan pola hidup sehat selama masa menopause. Edukasi tersebut meliputi menjaga pola makan bergizi seimbang, rutin beraktivitas fisik, mempertahankan berat badan ideal, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala agar kualitas hidup tetap terjaga.
Tidak hanya berupa penyampaian materi, kegiatan pengabdian masyarakat ini juga dilengkapi dengan sesi praktik Senam Kegel yang dipandu langsung oleh dr. Agung Sari Wijayanti, Sp.OG bersama dr. Putri Eka Pratiwi, Sp.OG.
Dalam sesi tersebut, para peserta diajarkan teknik latihan otot dasar panggul yang benar sebagai langkah sederhana namun efektif untuk membantu mencegah maupun mengurangi risiko inkontinensia urine. Senam Kegel diketahui mampu memperkuat otot dasar panggul yang berperan penting dalam menopang organ panggul dan mengontrol fungsi kandung kemih.
Melalui program pengabdian kepada masyarakat ini, KSM Obsgyn RSUD Dr. Moewardi berharap semakin banyak perempuan memahami bahwa gangguan berkemih pada masa menopause bukanlah kondisi yang harus diterima begitu saja. Dengan edukasi yang tepat, deteksi dini, pola hidup sehat, dan latihan otot dasar panggul secara rutin, keluhan tersebut dapat dicegah mau pun ditangani sejak awal.
Selain meningkatkan pengetahuan masyarakat, kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong perempuan agar lebih berani berkonsultasi dengan dokter spesialis obstetri dan ginekologi apabila mengalami keluhan berkemih maupun gangguan kesehatan lainnya setelah memasuki masa menopause.
Melalui edukasi yang berkesinambungan, para perempuan diharapkan dapat menjalani masa menopause dengan lebih sehat, aktif, mandiri, dan tetap memiliki kualitas hidup yang optimal hingga usia lanjut.*
KSM Obsgyn RSUD Dr. Moewardi bersama IIDI Klaten dan RSU Islam Klaten menggelar edukasi pencegahan inkontinensia urine pada wanita menopause melalui penyuluhan kesehatan dan Senam Kegel dalam program pengabdian masyarakat Hibah Grup Riset UNS.