Persis Solo Degradasi ke Liga 2, Wali Kota Respati Ardi: Ini Pelajaran Bersama, Manajemen Wajib Berbenah!

Minggu, 24 Mei 2026 | 00:30 WIB
Wali Kota Solo Respati Ardi berdialog dengan awak Persis
Wali Kota Solo Respati Ardi berdialog dengan awak Persis (Foto: Humas)

RIWARA.id – Kabar duka menyelimuti dunia sepak bola Kota Bengawan. Klub kebanggaan warga Solo, Persis Solo, resmi dipastikan turun kasta ke Liga 2 musim depan. Degradasi ini memicu keprihatinan mendalam dari berbagai pihak, tak terkecuali Wali Kota Surakarta, Respati Ardi.

Kepastian pahit tersebut didapat setelah rangkaian pertandingan penentu di pekan terakhir Liga 1. Respati, yang ikut menyaksikan perjuangan terakhir Laskar Sambernyawa, tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya.

"Kami sangat prihatin dengan kondisi ini. Namun, harapan kami, semua pihak tetap semangat," ujar Respati Ardi saat ditemui usai acara Nonton Bareng (Nonbar) pertandingan Persis Solo kontra Persita di halaman Stadion Manahan, Solo, Sabtu (23/5/2026).

Respati menegaskan, momentum ini harus menjadi titik balik bagi seluruh elemen tim. Degradasi bukanlah akhir, melainkan alarm keras untuk segera melakukan evaluasi total dan perbaikan di segala lini.

"Ini waktunya seluruh pihak untuk saling introspeksi diri dan berbenah. Ke depan, PERSIS harus jauh lebih baik lagi," tegas Respati dengan nada berwibawa.

Sebagai Wali Kota sekaligus individu yang tumbuh di lingkungan suporter, Respati mengakui kesedihan mendalam yang dirasakannya. Baginya, Persis Solo dengan sejarah dan basis massa besarnya, tidak pantas berada di kasta kedua.

"Secara individu, sebagai seorang Respati yang juga bagian dari Pasoepati ini, Laskar Sambernyawa tak pantas di Liga 2. Kita semua berdoa agar tim kesayangan kita dapat segera bangkit," katanya.

Pemerintah Kota Surakarta, lanjut Respati, memastikan diri tidak akan berhenti memberikan dukungan moral. Ia berharap evaluasi yang dilakukan benar-benar menyentuh akar permasalahan agar tim bisa segera kembali bersaing di kasta tertinggi (Super League).

Respati juga menyoroti manajemen klub. Ia meminta pembelajaran pahit ini menjadi pelajaran bersama bagi jajaran direksi dan manajemen Persis Solo untuk mengelola tim dengan lebih profesional dan target yang jelas.

"Dari manajemen, kami berharap ke depan lebih baik. Kejadian ini harus menjadi pelajaran bersama. Saya merasakan kekecewaan yang sangat dalam dari suporter, tetapi mari kita semangati dan doakan bersama," tambahnya.

Mengakhiri pernyataannya, Respati memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pemain. Meski akhirnya terdegradasi, ia melihat perjuangan luar biasa di lapangan saat melawan Persita, di mana Persis mampu memenangkan pertandingan, walau hasil laga lain tak memihak. (*)

 

Wali Kota Solo Respati Ardi prihatin Persis Solo degradasi ke Liga 2. Respati desak manajemen intropeksi diri & berbenah total untuk bangkit.

Foto Editor
Ari Kristyono -

Wartawan sejak era mesin ketik dan sedang terus belajar untuk menjadi jurnalis era digital.

 Stories