SURABAYA, RIWARA.id – Samsung dikabarkan tengah menyiapkan perubahan besar pada lini tablet flagship generasi berikutnya. Seri Samsung Galaxy Tab S12 disebut-sebut akan menggunakan chipset terbaru buatan MediaTek, yakni MediaTek Dimensity 9500.
Rumor ini langsung menarik perhatian industri teknologi global karena berpotensi mengakhiri dominasi chipset Snapdragon pada lini tablet premium Samsung yang selama ini menjadi andalan perusahaan asal Korea Selatan tersebut.
Laporan Gizmochina yang dikutip riwara.id pada Minggu (17/5/2026) menyebut informasi tersebut berasal dari pembocor teknologi di platform Weibo.
Dalam unggahan itu, Samsung disebut sedang mempertimbangkan penggunaan Dimensity 9500 sebagai dapur pacu utama Galaxy Tab S12 series.
Jika rumor tersebut benar, langkah ini akan menjadi salah satu keputusan paling berani Samsung dalam beberapa tahun terakhir.
Sebab, lini Galaxy Tab S series selama ini identik dengan penggunaan chipset premium Qualcomm Snapdragon yang dikenal memiliki performa tinggi untuk produktivitas, gaming, hingga kebutuhan multimedia profesional.
MediaTek sendiri bukan nama baru di industri chipset mobile. Namun dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan tersebut berhasil meningkatkan reputasinya secara signifikan melalui seri Dimensity flagship yang mampu bersaing dengan chipset kelas atas lainnya.
Dimensity 9500 disebut akan hadir menggunakan teknologi fabrikasi generasi terbaru dengan fokus pada peningkatan performa AI, efisiensi daya, serta kemampuan grafis yang lebih tinggi.
Chipset ini juga diperkirakan membawa peningkatan besar untuk pemrosesan AI generatif di perangkat mobile, termasuk fitur editing otomatis, produktivitas berbasis AI, hingga pengalaman multitasking yang lebih cerdas.
Selain itu, performa gaming juga menjadi salah satu sektor yang dikabarkan mendapat perhatian khusus. Galaxy Tab S12 diprediksi bakal mampu menjalankan game berat dengan frame rate tinggi sekaligus mendukung pengalaman visual premium pada layar besar khas seri Ultra.
Penggunaan chipset MediaTek juga diyakini dapat membantu Samsung menekan biaya produksi tanpa harus mengorbankan performa flagship. Strategi tersebut dinilai penting di tengah persaingan pasar tablet premium yang semakin ketat, terutama menghadapi dominasi Apple melalui lini Apple iPad Pro.
Menurut bocoran yang beredar, Galaxy Tab S12 kemungkinan tetap hadir dalam beberapa varian, termasuk model standar, Plus, dan Ultra. Varian Ultra diprediksi kembali menjadi model paling premium dengan layar besar, dukungan stylus S Pen, serta fitur multitasking kelas laptop yang menyasar kalangan profesional dan kreator konten.
Samsung juga diperkirakan akan memperkuat integrasi AI pada tablet generasi terbaru mereka. Hal ini sejalan dengan tren industri teknologi global yang mulai menghadirkan kecerdasan buatan langsung di perangkat tanpa bergantung penuh pada cloud.
Meski demikian, hingga kini Samsung belum memberikan konfirmasi resmi terkait spesifikasi maupun jadwal peluncuran Galaxy Tab S12 series.
Namun jika mengikuti pola perilisan sebelumnya, tablet flagship anyar tersebut diperkirakan meluncur pada paruh kedua 2026 bersamaan dengan sejumlah perangkat premium Samsung lainnya.
Rumor penggunaan MediaTek Dimensity 9500 pun menjadi sinyal bahwa persaingan chipset flagship semakin terbuka.
Tidak hanya Qualcomm dan Apple, MediaTek kini mulai diperhitungkan sebagai pemain utama di segmen premium global.
Apabila Samsung benar-benar memilih Dimensity 9500 untuk Galaxy Tab S12, maka keputusan itu berpotensi mengubah peta persaingan industri tablet flagship dalam beberapa tahun mendatang.*
Samsung Galaxy Tab S12 dirumorkan akan memakai chipset MediaTek Dimensity 9500. Langkah ini dinilai mengejutkan karena Samsung berpotensi meninggalkan dominasi Snapdragon pada lini tablet flagship premium mereka.