Seorang Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan Proyektil Israel di Lebanon Selatan

  • Ari Kristyono
  • Senin, 30 Maret 2026 | 11:21 WIB
  • Default Publisher Publish by: Ari Kristyono

 

Ilustrasi prajurit TNI gugur dalam penugasan Unifil, dibuat dengan bantuan AI
Ilustrasi prajurit TNI gugur dalam penugasan Unifil, dibuat dengan bantuan AI (Foto: Ari Kristyono)

 


RIWARA.id – LEBANON. Kabar duka menyelimuti tanah air. Seorang prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Garuda UNIFIL dilaporkan gugur setelah sebuah proyektil, yang diduga kuat berasal dari serangan artileri Israel, menghantam pos penjagaan di wilayah Adshit al-Qusayr, Lebanon Selatan, pada Minggu (29/3/2026) malam waktu setempat.

Selain satu personel yang gugur di lokasi kejadian, satu prajurit lainnya dilaporkan mengalami luka kritis dan saat ini tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit lapangan PBB.

Insiden tragis ini terjadi di tengah eskalasi pertempuran yang semakin memanas di sepanjang perbatasan Lebanon-Israel.

Dikutip dari aa.com dan pernyataan resmi PBB, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres telah mengutuk keras insiden tersebut.

Guterres menegaskan bahwa serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian adalah pelanggaran berat terhadap hukum internasional dan Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu RI) juga telah mengeluarkan pernyataan resmi pagi ini, Senin (30/3/2026).

Indonesia mendesak penyelidikan menyeluruh dan transparan atas serangan yang menyasar personel Satgas Garuda tersebut. Hingga saat ini, pihak UNIFIL masih melakukan investigasi teknis untuk memastikan asal proyektil, meski laporan lapangan dari kantor berita nasional Lebanon (NNA) secara spesifik merujuk pada serangan artileri Israel.

Markas Besar TNI di Jakarta dilaporkan telah berkoordinasi dengan keluarga korban di Indonesia. Sesuai prosedur, identitas resmi korban baru akan dirilis setelah seluruh proses notifikasi keluarga selesai dilakukan. (*)

 

Prajurit TNI Gugur di Lebanon Akibat Serangan Israel, Indonesia Desak Penyelidikan PBB

Foto Editor
Author : Ari Kristyono

Wartawan sejak era mesin ketik dan sedang terus belajar untuk menjadi jurnalis era digital.

Topic News