Pemerintah Kebut Penyaluran Bantuan Pangan, Penyaluran Bansos Beras dan Minyak Goreng Baru 62 Persen dari Target 33,2 Juta Penerima Bantuan

  • Windy Anggraina
  • Jumat, 27 Maret 2026 | 16:19 WIB
  • Default Publisher Publish by: Windy Anggraina
BULOG Percepat Penyaluran Bantuan Pangan Pasca Idulfitri
BULOG Percepat Penyaluran Bantuan Pangan Pasca Idulfitri (Foto: Instagram.com/@perum.bulog)

 

Riwara.id – Berbagai upaya terus dilakukan pemerintah melalui Perum Bulog untuk menyalurkan bansos pangan berupa beras dan minyak goreng. Mengingat jumlah serapan penerima bantuan masih jauh dari target.

Penyaluran bantuan pangan beras dan minyak goreng baru tersalurkan 62% atau sekitar 20,5 juta dari target 33,2 juta penerima bantuan pangan (PBP).

Pemerintah melalui Perum Bulog terus mempercepat penyaluran bantuan pangan secara masif, termasuk ke wilayah dengan tantangan geografis seperti Kepulauan Seribu.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani menargetkan, penyaluran bantuan pangan ini ditargetkan selesai 100% pada April 2026. Ia mengakui sebelumnya penyaluran bansos terkendala libur natal, tahun baru hingga Hari Raya Lebaran, sehingga pasca hari raya baru dilanjutkan.

"Ini kami juga berkendala kaitan dengan faktor menghadapi natal dan tahun, kami juga menghadapi lebaran dan ramadan kemarin, kami fokus Ramadan dan Lebaran dulu, setelah Ramadan dan Lebaran kami lanjutkan lagi untuk penyaluran untuk selesai harapan kami paling lambat di pertengahan bulan April," kata Rizal dilansir Riwara.id dari laman Bulog, Jumat, 27 Maret 2026.

Masing-masing PBP akan mendapatkan bantuan pangan sebanyak 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk alokasi Februari dan Maret 2026 ini.

Lebih lanjut, pihaknya berkomitmen untuk menjaga kelancaran distribusi hingga ke wilayah terluar. Salah satunya ke Kepulauan Seribu, yang mencakup 4.102 PBP yang tersebar di berbagai pulau, antara lain Pulau Untung Jawa, Pulau Pramuka, Pulau Kelapa, dan Pulau Harapan. Khusus di Pulau Untung Jawa, bantuan disalurkan kepada 402 PBP.

Dalam kesempatan itu, Rizal langsung meninjau proses penyaluran di Pulau Untung Jawa. Ia menegaskan distribusi bantuan hingga ke wilayah kepulauan merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam menjamin akses pangan masyarakat tanpa terkecuali.

"Kami memastikan bahwa setiap masyarakat, termasuk yang berada di wilayah kepulauan, mendapatkan haknya atas pangan. Tidak ada wilayah yang terlalu jauh untuk dijangkau. Bulog hadir untuk memastikan bantuan tersalurkan tepat waktu dan tepat sasaran," terangnya.

Program bantuan pangan merupakan bagian dari stimulus ekonomi pada kuartal pertama tahun ini yang diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), konsumsi rumah tangga masih menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi.***

Masing-masing PBP akan mendapatkan bantuan pangan sebanyak 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk alokasi Februari dan Maret 2026 ini.

Lebih lanjut, pihaknya berkomitmen untuk menjaga kelancaran distribusi hingga ke wilayah terluar. Salah satunya ke Kepulauan Seribu, yang mencakup 4.102 P BP yang tersebar di berbagai pulau, antara lain Pulau Untung Jawa, Pulau Pramuka, Pulau Kelapa, dan Pulau Harapan. Khusus di Pulau Untung Jawa, bantuan disalurkan kepada 402 PBP.

Dalam kesempatan itu, Rizal langsung meninjau proses penyaluran di Pulau Untung Jawa. Ia menegaskan distribusi bantuan hingga ke wilayah kepulauan merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam menjamin akses pangan masyarakat tanpa terkecuali.


"Kami memastikan bahwa setiap masyarakat, termasuk yang berada di wilayah kepulauan, mendapatkan haknya atas pangan. Tidak ada wilayah yang terlalu jauh untuk dijangkau. Bulog hadir untuk memastikan bantuan tersalurkan tepat waktu dan tepat sasaran," terangnya.

Program bantuan pangan merupakan bagian dari stimulus ekonomi pada kuartal pertama tahun ini yang diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), konsumsi rumah tangga masih menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi.***

 

Pemerintahh percepat penyaluran bansos beras dan minyak goreng karena masih jauh dari target serapan penyaluran

Foto Default
Author : Windy Anggraina

Jurnalis dan analis internasional, mengurai dinamika geopolitik, ekonomi global, dan konflik dunia dengan ketajaman dan kedalaman.

Topic News