RIWARA.id - Beberapa minggu belakangan ini, netizen diramainkan dengan unggahan 'kacaunya' pengumuman penerimaan mahasiswa baru jalur Talent Scouting Universitas Indonesia (UI).
Netizen, terutama calon mahasiswa yang mengikuti Talent Scouting di Universitas Indonesia, ramai-ramai mengunggah hasil ujian yang dinilai mengalami kejanggalan.
Awalnya, calon mahasiswa menerima hasil seleksi bahwa mereka dinyatakan lulus ujian tapi dalam beberapa jam saja, hasil seleksi malah berubah menjadi tidak lulus.
Hal itulah yang membuat kaget dan kecewa para peserta ujian yang menilai sistem Talent Scouting UI penuh dengan kejanggalan dan masalah.
Apa Itu Talent Scouting UI?
Talent Scouting UI merupakan jalur penerimaan mahasiswa baru yang ada di Universitas Indonesia.
Jalur ini membuka kesempatan bagi calon mahasiwa untuk belajar di kelas Internasional dan diperuntukkan bagi mereka yang mempunyai kemampuan berbahasa Inggris.
Ada dua kategori yang tersedia dalam jalur Talent Scouting UI, mulai dari gelar tunggal dan gelar ganda.
Calon mahasiswa yang lolos bisa memilih salah satu kelas tersebut selama kuota masih tersedia.
Masalah yang Terjadi Seperti yang sudah dijelaskan di a tas, masalah terjadi ketika pengumuman hasil seleksi mengalami perubahan dalam waktu singkat.
Calon mahasiswa yang dinyatakan lulus, tiba-tiba berubah status menjadi tidak diterima atau tidak lolos.
Atas polemik itu, Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, menyampaikan kekecewaan mendalam atas polemik pengumuman penerimaan mahasiswa baru jalur Talent Scouting Universitas Indonesia (UI) yang menuai protes publik.
“Ini sangat mengecewakan dan merugikan calon mahasiswa. Banyak dari mereka sudah menerima ucapan selamat karena dinyatakan lolos, tetapi kemudian statusnya berubah. Hal ini tidak bisa dianggap sebagai kesalahan kecil,” ujar Lalu Hadrian yang dikutip dari DPR.go.id.
Menurut Lalu, alasan kesalahan teknis pada website tidak bisa dibernarkan dan proses pengumuman seharusnya bisa berjalan lancar dan dapat diakses oleh publik.
Perubahan yang terjadi secara tiba-tiba bisa menimbulkan tanda tanya terkait profesionalistas Universitas Indonesia sebagai penyelenggara seleksi.
“Kalau memang sejak awal sistem bermasalah, seharusnya tidak dilakukan pengumuman. Ini menunjukkan adanya persoalan serius dalam tata kelola sistem penerimaan mahasiswa,” tegasnya.
Harus Ada Investigasi
Agar masalah ini jelas, Rektor UI harus segera melakukan investigasi menyeluruh dan memberikan klarifikasi secara terbuka kepada publik.
Hal ini sangat penting, jangan sampai kepercayaan publik terhadap institusi pendidikan tinggi seperti UI rusak karena persoalan Talent Scouting ini.
Investigasi ini sangat penting, mengingat ini menjadi pertaruhan besar bagi kredibilitas UI dalam menyelenggarakan proses penerimaan mahasiswa baru.
Selain itu, hak-hak calon mahasiswa harus dilindungi dan dikembalikan statusnya sebagai peserta yang lolos seleksi.
Klarifikasi UI
Universitas Indonesia sudah menyampaikan permohonan maaf atas polemik sistem Talent Scouting yang menuai kekecewaan dari berbagai pihak.
Menurut UI, ketid aksesuaian ini terjadi dalam rentang waktu 40 menit setelah sistem menampilkan data yang belum final.
Bagi peserta yang ingin membutuhkan penjelasan lebih lanjut, maka bisa mengirim surat elektronik (e-mail) k e sipp@ui.ac.id.
Menurut UI, saat ini sistem Talent Scouting sudah kembali normal dan hasil seleksi yang ditampilkan pada situs enrollment.ui.ac.id merupakan hasil seleksi yang final dan resmi.
Proses yang dilakukan untuk menilai hasil ujian juga dilakukan secara adil dan transparan.
Selain jalur Talent Scouting, UI juga membuka pendaftaran lewat jalur nasional SNBT, jalur mandiri PPKB, seleksi jalur prestasi, SIMAK Sarjana dan Vokasi serta Jalur KKI yang mencakup SIMAK KKI Gelombang I, II dan juga Global Talent KKI.
Jadi ada banyak jalan untuk masuk UI, semoga kamu beruntung.***


Netizen menyoroti kacaunya seleksi Talent Scouting di Universitas Indonesia yang memulai polemik dan kekecewaan para pelamar