RIWARA.ID, JAKARTA – Kasus dugaan penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, menjadi perhatian luas publik.
Sejumlah pihak menyoroti pentingnya transparansi dalam penanganan kasus ini, mengingat latar belakang korban sebagai aktivis hak asasi manusia.
Kepolisian melalui Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Iman Imanudin, menegaskan bahwa proses penyelidikan dilakukan secara profesional.
“Kami pastikan proses ini berjalan sesuai prosedur,” ujarnya.
Di sisi lain, koordinasi dengan pihak terkait, termasuk institusi lain, terus dilakukan untuk memastikan penanganan menyeluruh.
Kasus ini juga memicu perhatian publik terhadap perlindungan aktivis di Indonesia.
Berbagai pihak berharap proses hukum dapat berjalan transparan dan akuntabel.
Hingga saat ini, penyelidikan masih berlangsung dan belum ada kesimpulan akhir terkait motif maupun pihak yang bertanggung jawab.*
Inung R Sulistyo


Kasus air keras terhadap aktivis KontraS jadi sorotan publik. Transparansi penanganan dan perlindungan aktivis jadi perhatian.