RIWARA.ID, JAKARTA – Kepolisian menemukan kejanggalan dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus. Dua orang yang diduga pelaku terlihat membersihkan diri setelah kejadian.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Iman Imanudin, menyatakan bahwa temuan tersebut berasal dari rekaman CCTV lanjutan.
Dalam rekaman, pelaku terlihat berhenti dan menggunakan air mineral untuk membersihkan bagian tubuh tertentu.
Polisi menduga hal ini terjadi karena cairan yang digunakan dalam serangan turut mengenai pelaku.
“Ini menjadi salah satu petunjuk penting,” ujarnya.
Selain itu, pelaku juga diduga mengganti atau melepas pakaian yang dikenakan saat kejadian.
Langkah tersebut dinilai sebagai upaya menghilangkan jejak.
Temuan ini semakin memperkuat dugaan bahwa aksi dilakukan deng an persiapan tertentu, meski belum sepenuhnya sempurna.
Polisi kini mendalami lebih lanjut bukti-bukti tersebut untuk memperkuat proses hukum.*
Inung R Sulistyo


Pelaku kasus air keras aktivis KontraS diduga ikut terkena cairan. Polisi temukan kejanggalan dari rekaman CCTV.