Dugaan Pelaku Terkena Air Keras, Polisi Temukan Kejanggalan Usai Kejadian

  • Inung R Sulistyo
  • Rabu, 18 Maret 2026 | 17:12 WIB
  • Default Publisher Publish by: Inung R Sulistyo
Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal di kawasan Senen, Jakarta Pusat.
Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal di kawasan Senen, Jakarta Pusat. (Foto: MK)

 

RIWARA.ID, JAKARTA – Kepolisian menemukan kejanggalan dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus. Dua orang yang diduga pelaku terlihat membersihkan diri setelah kejadian.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Iman Imanudin, menyatakan bahwa temuan tersebut berasal dari rekaman CCTV lanjutan.

Dalam rekaman, pelaku terlihat berhenti dan menggunakan air mineral untuk membersihkan bagian tubuh tertentu.

Polisi menduga hal ini terjadi karena cairan yang digunakan dalam serangan turut mengenai pelaku.

“Ini menjadi salah satu petunjuk penting,” ujarnya.

Selain itu, pelaku juga diduga mengganti atau melepas pakaian yang dikenakan saat kejadian.

Langkah tersebut dinilai sebagai upaya menghilangkan jejak.

Temuan ini semakin memperkuat dugaan bahwa aksi dilakukan deng an persiapan tertentu, meski belum sepenuhnya sempurna.

Polisi kini mendalami lebih lanjut bukti-bukti tersebut untuk memperkuat proses hukum.*

 

 

Pelaku kasus air keras aktivis KontraS diduga ikut terkena cairan. Polisi temukan kejanggalan dari rekaman CCTV.

Foto Editor
Author : Inung R Sulistyo

Jurnalis dan analis internasional, mengurai dinamika geopolitik, ekonomi global, dan konflik dunia dengan ketajaman dan kedalaman. Menulis untuk pembaca yang ingin memahami arah perubahan dunia serta dampaknya bagi Indonesia.

Topic News