RIWARA.id, MALANG – Program mudik gratis Lebaran 2026 dari Pemerintah Kota Malang resmi dibuka. Sebanyak 264 warga akan diberangkatkan menggunakan tujuh bus pada Selasa, 17 Maret 2026 dari Balai Kota Malang.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, mengatakan seluruh peserta mudik gratis akan diberangkatkan secara serentak dari kompleks Balai Kota.
“Para peserta akan diberangkatkan bersama-sama pada 17 Maret menggunakan tujuh bus yang sudah disiapkan,” ujarnya di Malang, Senin,9 Maret 2026.
Kuota 264 Orang, Pendaftaran Dibuka di MPP
Pendaftaran mudik gratis dipusatkan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Malang di Jalan Merdeka Timur. Program ini sepenuhnya diperuntukkan bagi warga Kota Malang.
Menurut Widjaja, proses pendaftaran tidak dilakukan secara daring melainkan langsung di lokasi atau secara luring untuk memudahkan verifikasi dokumen c alon peserta.
“Pendaftaran sudah dibuka mulai Senin (9/3) pukul 09.00 WIB sampai dengan 15.00 WIB,” katanya.
Masyarakat yang ingin mengikuti program ini cukup membawa beberapa dokumen sederhana, yaitu:
Fotokopi KTP
Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
Dengan sistem ini, pihak Dishub bisa memastikan peserta benar-benar warga Kota Malang yang membutuhkan fasilitas mudik gratis.
Daftar Rute Mudik Gratis Malang 2026
Pemerintah Kota Malang telah menyiapkan sejumlah rute perjalanan menuju berbagai daerah di Jawa Timur.
Rute tersebut meliputi:
Malang – Blitar – Tulungagung – Trenggalek – Ponorogo
Malang – Blitar – Kediri – Jombang – Nganjuk – Madiun – Ngawi
Malang – Lamongan – Bojonegoro
Malang – Lamongan – Tuban
Malang – Probolinggo – Situbondo – Banyuwangi
Malang – Probolinggo – Lumajang – Jember – Banyuwangi
Selain itu, tersedia juga rute menuju Pulau Madura:
Malang – Bangkalan
Malang – Sampang
Dengan banyaknya pilihan rute ini, masyarakat diharapkan dapat pulang ke kampung halaman dengan lebih mudah dan nyaman menjelang Lebaran.
Kerja Sama dengan PO Bus dan Polinema
Pelaksanaan program mudik gratis tahun ini menggunakan skema kerja sama dengan sejumlah perusahaan otobus serta perguruan tinggi negeri, yaitu Politeknik Negeri Malang.
Skema kolaborasi ini dilakukan untuk menekan penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sehingga program tetap berjalan tanpa membebani keuangan daerah.
Kurangi Biaya Mudik dan Kemacetan
Widjaja berharap masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas mudik gratis ini secara maksimal.
Menurutnya, program ini tidak hanya membantu meringankan biaya perjalanan masyarakat, tetapi juga bertujuan mengurangi kepadatan lalu lintas saat arus mudik Lebaran.
Dengan transportasi yang terorganisir, perjalanan diharapkan lebih aman, tertib, dan nyaman bagi para pemudik.*
Inung R Sulistyo


Mudik gratis Malang 2026 resmi dibuka. Dishub Kota Malang menyiapkan 7 bus untuk 264 pemudik dengan pemberangkatan 17 Maret 2026. Simak syarat pendaftaran dan daftar rutenya.