Sidang Isbat Penentuan 1 Syawal 1447 Hijriah Digelar 19 Maret, Apakah Lebaran Tahun Ini Bakal Bersamaan?

  • Ayu Abriyani
  • Rabu, 04 Maret 2026 | 19:01 WIB
  • Default Publisher Publish by: Ayu Abriyani
Ilustrasi - Sidang Isbat Penentuan 1 Syawal 1447 Hijriah
Ilustrasi - Sidang Isbat Penentuan 1 Syawal 1447 Hijriah (Foto: Riwara.id)

RIWARA.id - Meskipun puasa Ramadan masih sekitar dua pekan lagi, Kementerian Agama (Kemenag) telah merencanakan penyelenggaraan Sidang Isbat untuk penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah.

Sidang tersebut akan digelar pada 19 Maret 2026 yang bertepatan dengan 29 Ramadan 1447 Hijriah. Sidang akan diadakan di Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jakarta, mulai pukul 16.00 WIB.

Informasi tersebut disampaikan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Dirjen Bimas Islam), Abu Rokhmad, yang dikutip Riwara.id dari laman kemenag.go.id, Rabu 4 Maret 2026.

Abu Rokhmad mengatakan persiapan Sidang Isbat 1 Syawal 1447 Hijriah telah dilakukan sesuai prosedur yang berlaku, termasuk aspek substansi maupun dukungan secara teknis.

“Pelaksanaan sidang berdasarkan pada data hisab dan hasil rukyat yang diverifikasi, serta melalui mekanisme yang terbuka kepada publik,” ungkapnya.

Ia menyebut, sidang isbat akan melibatkan berbagai unsur seperti pakar astronomi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Selain itu, juga dari planetarium, observatorium, perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam, serta instansi terkait lainnya.

"Sidang isbat ini melibatkan representasi yang luas, sehingga keputusannya memiliki legitimasi keagamaan yang kuat,” tegas Abu Rokhmad.

Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah, Arsad Hidayat, juga menyatakan bahwa kesiapan teknis pelaksanaan sidang isbat kini terus dimatangkan, termasuk koordinasi pemantauan rukyatulhilal di berbagai wilayah di Indonesia.

“Dari sisi teknis, kami telah menyiapkan dukungan sarana dan prasarana sidang, sistem pelaporan rukyat, serta koordinasi dengan titik-titik pemantauan hilal di seluruh Indonesia," tutur Arsad.

Ia berharap sidang dapat berjalan dengan tertib, akurat dan informatif bagi masyarakat. Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk menunggu pengumuman resmi dari pemerintah, setelah seluruh rangkaian sidang selesai.

Sidang isbat penentuan 1 Syawal 1447 Hijriah akan diawali dengan seminar posisi hilal dan dilanjutkan verifikasi laporan rukyatulhilal dari berbagai daerah.

Tahapan selanjutnya adalah pelaksanaan sidang isbat dan pengumuman resmi penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah oleh Menteri Agama.

Penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah dari Muhammadiyah

Sementara itu, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 pada hari Jumat 20 Maret 2026.

Penetapan ini berdasarkan metode hisab hakiki wujudul hilal dan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), yang merujuk pada maklumat PP Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I.0/E/2025.

Keputusan tersebut diumumkan lebih awal dan merujuk pada hasil kajian Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah.

Kemenag akan menyelenggarakan Sidang Isbat penentuan 1 Syawal 1447 Hijriah pada 19 Maret 2026. Acara digelar di Kantor Kemenag.

Foto Editor
Author : Ayu Abriyani

Jurnalis dari Kota Solo yang fokus pada isu pendidikan, sosial dan kemasyarakatan.

Topic News