Belum Banyak yang Tahu, Ternyata Ini Asal Usul Tradisi Mudik Lebaran yang Tiap Tahun Dilakukan Masyarakat Indonesia

  • Windy Anggraina
  • Sabtu, 21 Februari 2026 | 13:14 WIB
  • Default Publisher Publish by: Windy Anggraina
Jelang libur Nataru 2025 PT KAI operasikan kereta tambahan

Asal Usul Tradisi Mudik Lebaran

Riwara.id – Momentum mudik lebaran jadi momentum yang paling ditunggu-tunggu setelah sebulan penuh melaksanakan ibadah puasa. Tapi tahukah Anda dari mana sebenarnya asal usul tradisi mudk ini berasal.

Pada dasarnya mudik sebenarnya adalah singkatan. Di balik kata sederhana tersebut, tersimpan sejarah panjang yang berkaitan dengan budaya sungai, urbanisasi, hingga perubahan pola hidup masyarakat Indonesia.

Dilansir Riwara.id dari laman Indonesia Baik Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Sabtu, 21 Februari 2025, mudik merupakan kependekan dari istilah Jawa "mulih dilik", yang berarti pulang sebentar.

Baca juga: Kabar Gembira Bagi KPM Jelang Puasa Ramadhan, Pemerintah Siap Salurkan Bansos Beras Pada 33 Juta KPM dan Minyak Goreng

Sementara itu, Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) mendefinisikan mudik sebagai aktivitas pergi ke udik atau pedalaman, serta pulang ke kampung halaman.

Penjelasan lain datang dari Universitas Gadjah Mada (UGM). Secara etimologis, mudik berasal dari kata "udik" dalam bahasa Melayu yang berarti hulu atau ujung sungai.

"Berasal dari bahasa Melayu, udik. Konteksny a pergi ke muara dan kemudian pulang kampung. Saat orang mulai merantau karena ada pertumbuhan di kota, kata mudik mulai dikenal dan dipertahankan hingga sekarang saat mereka kembali ke kampungnya," ujar Antropolog UGM Prof Heddy Shri Ahimsa-Putra, dikutip dari laman resmi UGM.

Menurut Kementerian Perhubungan, tradisi mudik mulai menguat sejak era 1970-an, ketika arus urbanisasi ke Jakarta dan kota-kota besar semakin masif.

Guru Besar Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga Prof Purnawan Basundoro menilai, fenomena ini berkaitan erat dengan perpindahan penduduk pascakemerdekaan.

"Ini mungkin setelah kemerdekaan, setelah banyak orang mencari pekerjaan di kota. Mungkin tahun 1960-an hingga 1970-an, ketika Jakarta mulai didatangi orang dari berbagai desa," ujarnya, dikutip dari Dinas Kominfo Provinsi Jawa Timur.

Baca juga: Warga Jakarta Wajib Simak! Pemprov DKI Adakan Program Mudik Gratis Lebaran 2026, Ini Dia 20 Kota Tujuannya

Seiring waktu, aktivitas pulang ke kampung halaman tersebut dikenal luas sebagai mudik. Kini, mudik tak lagi terbatas pada satu perayaan atau kelompok tertentu, melainkan telah menjadi tradisi sosial yang melekat pada masyarakat Indonesia setiap lebaran. ***

Momentum mudik lebaran jadi momentum yang paling ditunggu-tunggu setelah sebulan penuh melaksanakan ibadah puasa. Tapi tahukah Anda dari mana sebenarnya asal usul tradisi mudik ini berasal

Foto Default
Author : Windy Anggraina

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Excepturi doloribus unde molestias laborum delectus adipisci, eos repellat in debitis cum impedit numquam, architecto, facilis.

Topic News