RIWARA.id - Kementerian Agama (Kemenag) kini gencar memperjuangkan nasib guru di bawah naungannya agar lebih sejahtera dan berkompeten.
Salah satu upaya tersebut adalah memperjuangkan status guru madrasah swasta agar bisa diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Hal itu diungkapkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenag, Kamaruddin Amin, saat menerima kedatangan Ketua Punggawa Guru Madrasah Nasional Indonesia (PGMNI) Heri Purnama di Kantor Pusat Kemenag, Jakarta, Kamis 5 Februari 2026.
Keduanya berdiskusi cukup panjang, dan Kemenag terus mengambil langkah-langkah produktif, dan membuat kebijakan untuk memperjuangkan serta memuliakan guru.
"Kita juga masih memperjuangkan guru honorer, jika memungkinkan serta masih ada peluang, agar para guru di madrasah swasta bisa diangkat menjadi PPPK,” tutur Kamaruddin yang dikutip Riwara.id dari laman kemenag.go.id, Jumat 6 Februari 2026.
Selain PPPK, Sekjen Kemenag juga menegaskan komitmennya untuk terus melakukan akselerasi dalam program sertifikasi guru.
Saat ini, Kementerian Agama telah membina 1.157.050 guru, yang terdiri dari: 360.632 (31.2%) guru PNS dan 796.418 guru Non PNS.
Jumlah itu termasuk guru madrasah, guru pesantren (Pendidikan Diniyah Formal dan Muadalah), serta guru pendidikan agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Khonghucu.
Kamaruddin menyebut hingga saat ini, masih ada 497.893 guru yang belum mengikuti sertifikasi.
Jumlah itu terdiri dari 423.398 guru madrasah, 24.057 guru Pendidikan Agama Islam (PAI), serta 11.501 guru PDF dan Muadalah.
Selain itu, juga ada 29.291 guru binaan Ditjen Bimas Kristen, 8.791 guru binaan Ditjen Bimas Katolik, 310 guru binaan Ditjen Bimas Buddha, 375 guru binaan Ditjen Bimas Hindu, dan 170 guru binaan Pusat Pendidikan dan Bimbingan Khonghucu.
“Kami terus berikhtiar agar para guru madrasah yang berstatus non PNS bisa ikut program sertifikasi,” tegas Kamaruddin.
Tak hanya itu, ia juga mengupayakan berbagai kebijakan lain untuk meningkatkan kualitas Pendidikan Indonesia secara umum.
Untuk itulah kualitas guru adalah salah satu faktor yang paling penting dalam ekosistem pendidikan ini.
Sementara itu, Ketua PGMNI Heri Purnama memahami upaya dan langkah yang sedang diperjuangkan Kemenag.
Ia berharap upaya Kemenag dalam memperjuangkan guru madrasah dan guru binaannya bisa berhasil, baik terkait pengangkatan PPPK atau lainnya.
"Kami memohon doa dari masyarakat agar semua guru madrasah di Indonesia bisa sejahtera, di bawah komando Kementerian Agama dan Sekjen Kementerian Agama,” imbuh Heri.
Kemenag tengah memperjuangkan status guru madrasah swasta agar bisa diangkat menjadi PPPK. Upaya itu untuk meningkatkan kesejahteraan guru.