Riwara.id – Ketika seseorang divonis terkena kanker, bukan hanya proses pengobatan, terapi, dan kemoterapi saja yang perlu menjadi perhatian. Menjaga pola makan sehat dan pemenuhan nutrisi bagi penderita kanker juga sangat penting.
Pengobatan kanker dengan kemoterapi, efeknya tidak hanya berdampak pada tubuh yang terkena kanker saja tetapi dapat mempengaruhi kondisi tubuh secara keseluruhan. Sel-sel tubuh yang semula normal dapat menjadi rusak.
Apabila kerusakan telah mencapai saluran gastrointestinal maka akan terjadi diare, konstipasi, dan malabsorbsi. Meskipun demikian efek pada saluran gastrointestinal ini hanya berlangsung sementara. Setelah beberapa hari akan tumbuh sel-sel baru dan selanjutnya fungsi saluran gastrointestinalpun dapat normal kembali.
Menjalani pola hidup sehat dan pemenuhan nutrisi yang bergizi dan seimbang adalah beberapa langkah terbaik yang bisa dijalani oleh pasien kanker untuk mendukung mereka dalam menjalani pengobatan.
Pemenuhan nutrisi pada masa-masa terapi bertujuan untuk menjaga berat badan ideal serta memenuhi kebutuhan energi untuk tahap pemulihan dan penyembuhan.
Tidak dapat dipungkiri terapi selama pengobatan kanker dapat memengaruhi pola makan dan status gizi pasien. Namun, pemberian asupan nutrisi yang bergizi dan seimbang selam a dan setelah pengobatan kanker dapat membuat pasien merasa lebih baik dan tetap kuat.
Selama pengobatan kanker, umumnya pasien akan kehilangan berat badan dan mengalami kondisi seperti mual, hilang nafsu makan, dan lain-lain. dr Indrawati, Sp.GK dari RSUD Moewardi Solo memaparkan bagaimana menjaga pola makan sehat dan pemenuhan nutrisi bagi penderita kanker serta hal apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan pasien kanker.
dr Indrawati menjelaskan nutrisi yang tepat bagi penderita kanker meliputi 4 hal utama, yaitu:
Protein 1 – 1,5 gram/kgBB/hari, lemak 30 – 50% dari kebutuhan kalori total, Vitamin disesuaikan dengan angka kecukupan gizi, Energi 25 – 30 kkal/kgBB/hari. Asupan 4 hal ini harus sangat diperhatikan jumlah dan takarannya dalam setiap makanan.
Selain pemenuhan nutrisi, pasien kanker juga sering mengalami beberapa efek samping pada pola diet pasien kanker dengan kemoterapi diantaranya:
“Jika pasien kanker mengalami mulut kering sebaiknya pilih makanan yang mudah ditelan seperti bubur, sup krim, puree, susu. Menambahkan saus atau kuah pada makanan juga diperbolehkan,” ungkap dr Indrawati, Kamis, 5 Februari 2026.
Ketika pasien merasakan mulut kering, pasien bisa mengunyah permen karet atau mengisap permen, buah beku, es batu untuk membantu produksi air liur. Coba juga untuk berkumur dengan air garam. Dan yang paling pentng adalah konsumsi air dalam jumlah cukup yaitu 1,5 sampai 2 liter per hari.
2. Anoreksia, Mual, Muntah
Jika pasien kanker saat melakukan kemoterapi lalu terjadi efek mual muntah, Anda bisa mulai makan deng an porsi kecil 5-6x sehari. Pilih minuman yang menambah kalori dapat berupa susu pengganti makan,sesuai anjuran dokter.
Jiika sulit makan coba makanan yang dingin seperti yoghurt, milkshake, es krim terutama jika
mual dengan bau makanan yang cukup menyengat, bisa juga sediakan cemilan ringan.
3. Diare
Jika efek kemoterapi mengakibatkan diare, Anda bisa minum sedikit demi sedikit sepanjang
hari untuk cegah dehidrasi (airputih/oralit). Hindari makanan tinggi serat tidak larut seperti roti gandum utuh, buah dan sayur mentah.
Sebaiknya hindari makanan yang pedas dan memicu produksi gas (sambal, soda, brokoli,kubis), hindari juga konsumsi kafein (kopi, coklat) Seperti Apa Pola Makan Sehat untuk Penderita Kanker?
Penderita kanker harus menjaga pola makan sehat caranya sederhana yaitu dengan makan sesuai kebutuhan, makan dengan komposisi gizi seimbang dan makan tepat waktu.
“ Terlepas dari itu, pasien kanker harus tau pasti apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan seperti contohnya jangan makan dan minum manis tinggi gula sebaiknnya mulai diganti dengan makan buah utuh,” ungkap dr Indrawati.
Jangan konsumsi daging merah atau daging olahan berlebihan bisa diganti dengan makan sayur aneka ragam. Ja ngan konsumsi makanan tinggi lemak jenuh Anda bisa mengganti dengan makan karbohidrat kompleks.***
Selama pengobatan kanker, umumnya pasien akan kehilangan berat badan dan mengalami kondisi seperti mual, hilang nafsu makan, dan lain-lain. dr Indrawati, Sp.GK dari RSUD Moewardi Solo memaparkan bagaimana menjaga pola makan sehat dan pemenuhan nutrisi bagi penderita kanker serta hal apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan pasien kanker