Isu Penangkapan Jenderal Polri Diduga Terkait Penyadapan Presiden Prabowo, Yusril: Masih Rumor!

Selasa, 03 November 2026 | 19:54 WIB
Presiden Prabowo anugerahkan Bintang Mahaputera kepada Jenderal Pol Listyo Sigit dan Komjen Pol Dedi Prasetyo
Presiden Prabowo anugerahkan Bintang Mahaputera kepada Jenderal Pol Listyo Sigit dan Komjen Pol Dedi Prasetyo

JAKARTA, RIWARA.ID — Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra, akhirnya buka suara terkait isu penangkapan sejumlah Perwira Tinggi (Pati) Polri atas dugaan penyadapan terhadap pejabat Istana dan Presiden Prabowo Subianto.

Yusril meminta publik tidak berspekulasi dan bersabar menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang. Menurutnya, kabar yang beredar luas di media sosial tersebut saat ini masih sebatas rumor yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

"Saya belum dapat menjelaskan apa-apa karena itu memang rumor yang berkembang di berbagai media sosial. Sampai saat ini saya belum mendapatkan konfirmasi kebenaran atas rumor yang berkembang itu," ujar Yusril usai menghadiri acara di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (3/11/2026).

Belum Ada Arahan Khusus dari Presiden Prabowo

Yusril mengaku baru mengetahui informasi tersebut dari unggahan yang viral di ruang digital. Ia menegaskan bahwa Kementerian Koordinator yang dipimpinnya hingga kini belum menerima perintah atau arahan khusus dari Presiden Prabowo Subianto untuk mendalami isu ini.

"Saya pun sama seperti Anda, mendengar kabar itu, membaca juga di media sosial, dan belum dapat memastikan apa-apa tentang apa yang sesungguhnya terjadi. Mohon bersabar, barangkali nanti ada pihak yang kompeten di kalangan pemerintah untuk menjawab atau menjelaskan hal itu," tambah mantan Ketua Umum PBB tersebut.

Klarifikasi Mabes Polri Soal Isu Penangkapan 6 Pati Polri

Isu penyadapan ini sebelumnya menggegerkan publik setelah muncul kabar bahwa ada 6 jenderal Polri yang diamankan dan ditahan di Tempat Khusus (Patsus) Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Rumor tersebut bahkan turut menyeret nama perwira tinggi berbintang empat berinisial LS yang disebut-sebut sempat menjalani pemeriksaan sebelum dibebaskan.

Menanggapi isu pemeriksaan oleh Divisi Propam Polri tersebut, Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, belum membenarkan maupun membantah kabar yang ada. Pihaknya menyatakan masih melakukan cek dan evaluasi internal.

"Kami akan cek, karena selalu ada bagian kemudian proses evaluasi," ujar Irjen Johnny saat memberikan keterangan di Jakarta, Selasa (3/11/2026). ***

Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra buka suara terkait isu penyadapan Presiden Prabowo yang menyeret pati Polri. Simak penjelasannya

Editor
Ali Mahfud -

Jurnalis dan analis internasional, mengurai dinamika geopolitik, ekonomi global, dan konflik dunia dengan ketajaman dan kedalaman.

 Stories