RIWARA.id – Jajaran Kepolisian Daerah Jawa Tengah menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya seorang anggota Polresta Batang, Prihatika Wahyu Wibowo, yang tewas akibat kecelakaan saat bertugas mengatur lalu lintas di jalur Pantura, Kabupaten Batang, Selasa (3/11/2026).
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabidhumas) Polda Jateng, Kombes Pol. Yuliyanto, membenarkan peristiwa nahas yang merenggut nyawa anggota Polsek Tulis tersebut. Kepastian ini diperoleh berdasarkan laporan resmi yang diterima dari jajaran Polresta Batang.
Kombes Pol. Yuliyanto menjelaskan bahwa kecelakaan maut itu terjadi pada Selasa pagi sekitar pukul 06.45 WIB. Saat kejadian, korban sedang melaksanakan tugas pengaturan arus lalu lintas rutin di depan Balai Desa Tulis, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang.
Peristiwa bermula ketika korban tengah menghentikan arus kendaraan dari arah barat, di mana sebuah mobil Mazda bernomor polisi H 1256 LW sudah berhenti di lokasi. Namun, dari arah belakang, sebuah truk boks bernomor polisi D 8430 WF melaju kencang dan langsung menabrak mobil tersebut.
Benturan keras itu mengakibatkan mobil Mazda terdorong maju, berputar, dan seketika menabrak korban yang sedang berdiri menjalankan tugas di jalan. Akibat hantaman tersebut, korban mengalami luka-luka sangat serius dan langsung dilarikan ke RSUD Batang sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
"Atas nama pimpinan dan seluruh keluarga besar Polda Jateng, kami menyampaikan duka cita yang sangat mendalam atas kepergian almarhum. Beliau gugur saat menjalankan tugas kedinasan demi melayani masyarakat," ungkap Kombes Pol. Yuliyanto saat dikonfirmasi, Selasa (3/11/2026).
Polda Jateng memastikan bahwa penanganan awal di lokasi kejadian telah dilakukan dengan cepat oleh Satlantas Polresta Batang. Petugas langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), melakukan olah TKP, serta memeriksa sejumlah saksi mata di sekitar lokasi.
Saat ini, penyidik Satlantas Polresta Batang tengah mendalami kronologi serta faktor penyebab kecelakaan tersebut. Pemeriksaan terhadap pengemudi truk dan kendaraan yang terlibat dilakukan secara intensif guna memastikan proses hukum berjalan transparan dan profesional.
Insiden memilukan ini kembali menjadi pengingat keras bagi seluruh pengguna jalan agar senantiasa mengutamakan keselamatan berlalu lintas. Pengemudi kendaraan besar diminta untuk selalu menjaga jarak aman dan mengendalikan kecepatan demi menghindari kecelakaan beruntun.
Kombes Pol. Yuliyanto juga mengimbau masyarakat luas untuk terus membangun budaya tertib berkendara, terlebih di jalur padat seperti Pantura. Kelalaian sesaat di jalan raya terbukti dapat berakibat fatal dan merenggut nyawa orang lain yang sedang bertugas.
Selain kepada masyarakat, pihak kepolisian juga mengingatkan seluruh personel di lapangan agar selalu meningkatkan kewaspadaan diri saat bertugas. Petugas diminta untuk menempati posisi yang aman serta mengenakan perlengkapan keselamatan yang memadai guna meminimalisasi risiko di jalan.
"Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Masyarakat harus tertib, dan petugas di lapangan juga harus tetap mengutamakan keselamatan diri. Mari kita wujudkan lalu lintas yang aman agar kejadian serupa tidak terulang kembali," pungkasnya.(*)
Anggota Polresta Batang tewas ditabrak truk saat atur lalu lintas di jalur Pantura. Polda Jateng sampaikan duka cita mendalam!