RIWARA.id - Pernahkah mendengar istilah Hunter's Moon? Ini merupakan istilah tradisional untuk bulan purnama yang muncul setelah Harvest Moon.
Nama ini berasal dari tradisi masyarakat Belahan Bumi Utara yaitu penduduk asli Amerika, Suku Algonquinan dan pemukim awal Eropa.
Secara historis, seusai tanaman selesai dipanen pada bulan sebelumnya, ladang menjadi bersih dan terbuka.
Di bawah cahaya bulan purnama yang terang, para pemburu dengan mudah dapat berburu hewan, untuk cadangan makanan saat menghadapi musim dingin.
Pada Oktober 2026, fenomena Hunter's Moon menjadi salah satu momen menarik dalam menyaksikan keindahan langit malam.
Pengamatan Hunter's Moon
Untuk wilayah Jakarta, fenomena ini dapat diamati pada Senin 26 Oktober 2026 mulai pukul 20.00 WIB. Saat itu bulan sudah tinggi dan dapat dilihat dengan mata secara langsung. Posisi bulan tertinggi pada pukul 23.58 WIB.
Secara fisik, Hunter's Moon tidak ada bedanya dengan bulan purnama biasa. Namun, memiliki latar belakang historis dan karakteristik unik.
Berikut ini tips saat menyaksikan Fenomena Hunter's Moon, yang dilansir Riwara.id dari akun Instagram @infobmkg, Minggu 25 Oktober 2026:
- Pilih lokasi dengan pandangan langit terbuka dan tanpa halangan.
- Hindari area dengan cahaya buatan (lampu) yang sangat terang.
- Pastikan kondisi cuaca di lokasi pengamatan cerah dan mendukung.
- Bulan purnama aman diamati dengan mata telanjang (tanpa pelindung khusus).
Waspada Banjir Rob
Namun, ada yang perlu diperhatikan ketika posisi Matahari, Bulan, Bumi yang berada pada satu garis lurus menyebabkan gaya gravitasi gabungan yang dapat memicu fenomena Pasang Purnama.
Untuk itu, masyarakat di wilayah pesisir Indonesia diimbau mewaspadai potensi kenaikan permukaan air laut (banjir rob), selama fase purnama.
Masyarakat dapat mewaspadai datangnya banjir rob dengan beberapa cara. Pertama, pindahkan dokumen penting, barang berharga, dan barang elektronik ke tempat yang lebih tinggi.
Kedua, sediakan P3K, senter, baterai cadangan, air bersih, serta makanan siap saji di lokasi yang mudah dijangkau.
Ketiga, hindari kegiatan berenang, memancing, bongkar muat barang di pelabuhan, atau aktivitas lainnya di pantai.
Keempat, pantau informasi perkiraan tinggi muka air dan jadwal pasang surut dari BMKG atau BPBD setempat.
Fenomena Hunters Moon dapat disaksikan di wilayah Indonesia pada Senin 26 Oktober 2026 mulai pukul 20.00 WIB.