Disaksikan Anak dan Ponakan, Pria Lanjut Usia Terjun ke Sungai Musi di Palembang

Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:14 WIB
Ilustrasi tenggelam
Ilustrasi tenggelam (Foto: Ari Kristyono)

RIWARA.id – Seorang pria lanjut usia bernama Azawani (64) nekad melompat dari atas Jembatan Musi IV ke aliran Sungai Musi, Kota Palembang, Sumatera Selatan, pada Rabu (21/10/2026) sore.

Peristiwa tragis yang terjadi sekitar pukul 18.30 WIB tersebut disaksikan langsung oleh anak dan keponakan korban yang hendak menjemputnya di lokasi kejadian.

Sebelumnya, korban berangkat menuju Jembatan Musi IV sekitar pukul 16.00 WIB dengan diantar oleh sang keponakan.

Kedatangan Azawani ke jembatan tersebut awalnya berniat untuk melihat anaknya yang sedang bekerja menyelam mencari barang antik di dasar Sungai Musi.

Setibanya di lokasi, Azawani meminta keponakannya untuk datang kembali menjemput dirinya sekitar pukul 19.00 WIB.

Namun, saat anak dan keponakannya tiba lebih awal untuk menjemput, Azawani justru mendadak melompat dari atas jembatan ke arah sungai.

Sontak, anak dan keponakan korban yang terkejut langsung berupaya melakukan pencarian secara mandiri menggunakan perahu getek di sekitar titik jatuhnya korban.

Sayangnya, derasnya arus Sungai Musi diduga kuat membuat tubuh korban terseret dengan cepat hingga tenggelam sebelum sempat ditolong.

Kantor SAR Palembang baru menerima laporan resmi terkait musibah ini pada Rabu malam sekitar pukul 22.20 WIB.

Usai menerima informasi tersebut, tim rescue Basarnas Palembang bergerak cepat menuju lokasi kejadian untuk menggelar operasi pencarian dan pertolongan.

Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin, mengonfirmasi bahwa tim SAR gabungan telah diturunkan dan mengoptimalkan seluruh sarana untuk menyisir sungai.

"Begitu menerima informasi kejadian, kami langsung mengerahkan personel menuju lokasi untuk melaksanakan operasi SAR. Pencarian dilakukan bersama unsur SAR gabungan dengan menyisir permukaan sungai secara visual," ungkap Raymond.

Operasi SAR skala besar ini melibatkan personel gabungan dari Basarnas Kantor SAR Palembang, TNI AL, Polairud, PMPB, PMI, serta dibantu masyarakat lokal.

Pencarian difokuskan pada penyisiran permukaan air secara visual yang mencakup area seluas 6 kilometer persegi dan dibagi menjadi dua sektor pencarian.

Untuk menjangkau area sungai yang luas dan berbahaya, tim gabungan mengerahkan kapal Rigid Inflatable Boat (RIB) serta perahu karet.

Hingga Kamis (22/10/2026), keberadaan korban Azawani masih belum ditemukan dan tim SAR terus memperluas area penyisiran.

Atas insiden ini, Kantor SAR Palembang mengimbau seluruh masyarakat yang beraktivitas di sekitar aliran Sungai Musi agar senantiasa berhati-hati dan mengutamakan keselamatan jiwa. (*)

 

Lansia di Palembang Lompat dari Jembatan Musi IV, Tim SAR Gabungan Sisir Sungai Musi

Foto Editor
Ari Kristyono -

Wartawan sejak era mesin ketik dan sedang terus belajar untuk menjadi jurnalis era digital.

 Stories