Ribuan Orang Ditangkap Pasca-Demo Ricuh di Paris, Begini Kondisinya Sekarang

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:40 WIB
Polisi Prancis tangkap ribuan orang terkait kerusuhan
Polisi Prancis tangkap ribuan orang terkait kerusuhan (Foto: Foreign Policy)

 

RIWARA.id - Ribuan orang ditangkap oleh polisi setelah demo yang berujung ricuh di Paris beberapa hari yang lalu. 

Dilansir dari Reuters dan The Korea Times, sudah lebih dari 1.800 orang yang ditangkap oleh polisi setelah demo mencekam yang berujung pada penjarahan dan pembakaran.

Jumlah orang yang ditangkap terus bertambah dan polisi akan terus melakukan identifikasi para pelaku agar segera bisa dibawa ke pengadilan dan diadili. 

Hal ini sudah dikonfirmasi oleh Menteri Dalam Negeri Prancis Laurent Nunez dalam postingan di media sosial X miliknya.

Perdana Menteri Sebastien Lecornu juga memberikan informasi terkait 150 petugas kepolisian yang terluka akibat demo berdarah tersebut.

Kantor Kejaksaan Paris juga menyebut lebih dari 500 orang yang kini berada dalam tahanan. 

Sebelumnya, sejumlah kelompok massa mengalami bentrokan dengan polisi di Paris dan beberapa kota lainnya di Prancis.

Demo yang awalnya berlangsung damai berubah menjadi kericuhan dimana terjadi aksi pembakaran, perusakan dan penjarahan toko-toko di Paris.

Wakil Wali Kota Paris, Lamia El Aaraje bahkan mengatakan dirinya tidak pernah melihat Paris dilanda demonstrasi yang semengerikan itu.  

Dari video yang beredar, tampak toko-toko di sekitar kota Paris rusak parah dengan barang-barang yang dijarah oleh aksi massa.

Ribuan lebih orang yang ditangkap juga terkait aksi pencurian barang, melakukan kekerasan sampai merusak fasilitas umum (vandalisme). 

Beberapa kendaraan milik masyarakat sampai polisi juga habis dibakar oleh massa yang marah. 

Selain aksi penjarahan, salah satu tindakan massa yang menuai kecaman dari banyak orang adalah pembakaran tempat-tempat bersejarah.

Di Limoges, balai kota dibakar oleh massa serta ada aksi vandalisme yang dilakukan di beberapa gedung milik pemerintah. Di kota Lyon, massa aksi membakar kantor pariwisata kota milik pemerintah. 

Alasan Melakukan Demo

Demonstrasi massa ini dipicu berbagai faktor dimana salah satunya adalah biaya hidup yang semakin meningkat.

Harga bahan bakar yang terlalu mahal, harga rumah tinggi, fasilitas sekolah yang tidak layak sampai kekurangan guru di sektor pendidikan. 

Dalam aksi tersebut, banyak massa yang juga membawa spanduk yang mengecam keras presiden, polisi sampai orang-orang kaya atau oligarki.

Bulan lalu, sudah terjadi demonstrasi di sekolah-sekolah menengah wilayah pinggiran utara Paris.

Demonstrasi oleh para pelajar tersebut dipicu kekurangan guru dan fasilitas sekolah yang sangat buruk. 

Demo semakin berluas dengan fokus pada standar hidup yang semakin mahal, pengeluaran bulanan sampai isu ketimpangan.

Kenaikan harga minyak akibat perang di Timur Tengah juga menjadi pemicu dari demo ini.

Beberapa pendemo yang diwawancara juga mengaku mendapatkan upah yang amat rendah serta mengeluh biaya hidup yang justru terus meningkat. 

Semoga Bermanfaat.***

 

Demo di Paris berujung ricuh! Lebih dari 1.800 orang ditangkap polisi usai aksi penjarahan dan pembakaran fasilitas umum. Baca selengkapnya!

Editor
Calvin Natanael -

Tech Journalist

 Stories