Mantan KSAD dan Anggota Wantimpres Jenderal TNI Purn Subagyo HS Meninggal Dunia di Yogyakarta

Senin, 19 Oktober 2026 | 19:42 WIB
Almarhum Subagyo Hadisiswoyo
Almarhum Subagyo Hadisiswoyo (Foto: Wikipedia)

RIWARA.id – Kabar duka menyelimuti keluarga besar Tentara Nasional Indonesia (TNI). Tokoh militer senior yang juga mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) serta Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Jenderal TNI (Purn.) Subagyo Hadisiswoyo, meninggal dunia di Rumah Sakit Panti Rapih, Yogyakarta, pada Senin (19/10/2026) pukul 16.20 WIB.

Kabar tutup usianya mantan jenderal bintang empat yang akrab disapa Subagyo HS tersebut berembus melalui pihak keluarga dan dibenarkan oleh sejawat serta jajaran terkait di Yogyakarta.

Mendiang disemayamkan terlebih dahulu di rumah duka yang berlokasi di kawasan Kotabaru, Kecamatan Gondokusuman, Kota Yogyakarta. Jenazah almarhum rencananya diberangkatkan ke Jakarta pada Selasa (20/10/2026) pagi untuk menjalani prosesi pemakaman secara militer.

Subagyo HS merupakan salah satu perwira tinggi militer legendaris Indonesia kelahiran Banyumas, Jawa Tengah, 12 Juni 1946. Lulusan Akademi Militer Nasional (AMN) Magelang tahun 1970 ini membangun fondasi kepemimpinan militernya di satuan elit Baret Merah, Komando Pasukan Khusus (Kopassus).

Sepanjang masa dinas aktifnya di Korps Bhayangkara dan TNI AD, almarhum mengukir rekam jejak kepemimpinan di berbagai posisi paling strategis.

Almarhum tercatat pernah menjabat sebagai Komandan Satuan 81/Gultor Kopassus, satuan penanggulangan teror paling elit milik TNI AD. Kariernya melesat hingga dipercaya mengawal Presiden Soeharto sebagai Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres) pada kurun 1994–1995.

Setelah memimpin Paspampres, Subagyo HS diangkat menjadi Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus pada 1994 hingga 1995. Kepemimpinannya di Korps Baret Merah tersebut kemudian diteruskan oleh Prabowo Subianto.

Karier teritorialnya berlanjut saat dipercaya memegang tongkat komando sebagai Panglima Kodam IV/Diponegoro pada rentang 1995 hingga 1997, mengayomi wilayah pertahanan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Puncak karier militernya diukir saat beliau memegang jabatan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) pada era krusial transisi Reformasi 1998–1999. Kala itu, almarhum mendampingi Menhankam/Pangab Jenderal TNI Wiranto dalam menjaga stabilitas keamanan nasional di tengah gelombang perubahan politik bangsa.

Sebelum mengakhiri pengabdian militernya, Subagyo HS dipercaya mengemban amanat sebagai Wakil Panglima TNI pada kurun 1999 hingga 2000.

Di medan pertempuran, almarhum mengantongi pengalaman lapangan yang panjang. Mendiang terlibat langsung dalam berbagai operasi penting pertahanan negara, mulai dari Operasi Penumpasan PGRS/Paraku di Kalimantan Barat hingga Operasi Seroja di Timor Timur.

Usai purnatugas dari militer, pengabdian Subagyo HS kepada negara tidak berhenti. Pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo periode 2015–2019, almarhum dipercaya menjadi Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di bidang Pertahanan dan Keamanan.

Di luar ranah pemerintahan, Subagyo HS juga dikenal aktif dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan, kebudayaan, serta organisasi sosial di wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta hingga akhir hayatnya. (*)

 

Mantan KSAD dan anggota Wantimpres Jenderal TNI Purn Subagyo HS meninggal dunia di RS Panti Rapih Jogja. Jenazah dibawa ke Jakarta.

Foto Editor
Ari Kristyono -

Wartawan sejak era mesin ketik dan sedang terus belajar untuk menjadi jurnalis era digital.

 Stories