Ancaman AI Makin Nyata, Pinterest Rencana Akan Lakukan PHK Pada Kuartal Ketiga Tahun 2026

  • Windy Anggraina
  • Rabu, 28 Januari 2026 | 12:13 WIB
  • Default Publisher Publish by: Windy Anggraina
PHK massal banyak terjadi dibeberapa Provinsi di Indonesia sepanjang tahun 2025
Pinteret berencana akan melakukan PHK massal efek AI

Riwara.id – Ancaman AI di indutri tidak bisa dianggap sepele karena beberapa perusahaan besar terbukti mulai melakukan pengurangan karyawan efek penggunaan AI yang makin masif di masyarakat saat ini, salah satunya menimpa perusahaan Pinterest.

Pinterest mengumumkan rencana pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap kurang dari 15% dari total karyawannya. Perusahaan juga akan mengurangi penggunaan ruang kantor, seiring dengan perluasan adopsi kecerdasan buatan.

Baca juga: Investasi Logam Mulia Makin Menggila dan Banyak Diminati Gen Z, Apakah Masyarakat Sudah Melek Finansial atau Hanya Ikut Tren Fomo

Dalam dokumen yang disampaikan ke otoritas pasar modal, Pinterest menyebutkan pemangkasan tersebut ditargetkan selesai pada akhir kuartal ketiga atau pada akhir September. Saham Pinterest ditutup t urun lebih dari 9% setelah pengumuman tersebut.

Perusahaan media sosial tersebut mengatakan sedang mengalokasikan ulang sumber daya ke tim yang berfokus pada AI, serta memprioritaskan pengembangan produk dan kemampuan berbasis AI. Pinterest juga menyatakan tengah menata ulang strategi penjualan dan pemasarannya.

Dilansir Riwara.id dari berbagai sumber, Rabu, 28 Januari 2026, Pinterest memperkirakan akan mencatat biaya restrukturisasi sebelum pajak sekitar US$ 35 juta hingga US$ 45 juta. Berdasarkan laporan terakhir, Pinterest memiliki lebih dari 4.500 karyawan secara global per April tahun lalu.

Pinterest selama ini berupaya menyuntikkan teknologi AI ke seluruh platformnya untuk menampilkan konten yang lebih personal dan relevan bagi pengguna. Pada Oktober tahun lalu, perusahaan meluncurkan alat belanja bernama Pinterest Assistant.

Di saat yang sama, Pinterest juga meluncurkan berbagai alat iklan yang lebih otomatis bagi para pemasar, di tengah meningkatnya persaingan dari TikTok serta Facebook dan Instagram milik Meta.

Baca juga: OPEN RECRUITMENT! Balai P3KP Jawa I Buka Lowongan Kerja untuk 3 Posisi Jabatan, Pendaftaran hingga 2 Februari 2026

Pinterest bukan satu-satunya perusahaan yang melakukan perampingan sambil berinvestasi di AI. AI disebut sebagai alasan di balik hampir 55.000 pemutusan hubungan kerja di Amerika Serikat sepanjang tahun lalu.

Namun, sejumlah pakar mempertanyakan apakah AI benar-benar menjadi penyebab utama pemangkasan tenaga kerja tersebut. Mereka menilai beberapa perusahaan kemungkinan melakukan 'AI-washing', yakni menjadikan AI sebagai alasan untuk menutupi langkah efisiensi biaya atau masalah lain dalam bisnis mereka.***

 

 

Pinterest mengumumkan rencana pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap kurang dari 15% dari total karyawannya. Perusahaan juga akan mengurangi penggunaan ruang kantor, seiring dengan perluasan adopsi kecerdasan buatan

Foto Default
Author : Windy Anggraina

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Excepturi doloribus unde molestias laborum delectus adipisci, eos repellat in debitis cum impedit numquam, architecto, facilis.

Topic News