RIWARA.id – Produsen pertahanan asal Turki, Baykar, secara resmi menandatangani kesepakatan ekspor pertama untuk pesawat nirawak (unmanned aerial vehicle/UAV) kamikaze jarak jauh MIZRAK dengan militer Azerbaijan pada pameran pertahanan ADEX 2026.
Penjualan ini dikutip dari Turdef, menjadikan Baku sebagai pemesan perdana alutsista canggih yang dilengkapi kemampuan memburu dan menghancurkan stasiun radar musuh tersebut.
Peluncuran MIZRAK melengkapi jajaran drone penyerang satu arah (one-way strike UAV) buatan Baykar setelah diperkenalkannya varian SİVRİSİNEK dan K2.
MIZRAK dirancang sebagai munisi berpresisi tinggi yang fleksibel serta dapat difungsikan sebagai anti-radiasi penumpas sistem pertahanan udara musuh.
Dalam lini produksi Baykar, MIZRAK mengisi posisi strategis di antara varian K2 yang berbobot berat dengan jangkauan hingga 2.000 kilometer dan varian SİVRİSİNEK yang dirancang berbiaya murah.
Keunggulan utama MIZRAK terletak pada konfigurasi modul bagian depannya yang sangat adaptif sesuai kebutuhan misi pertempuran di lapangan.
Modul MIZRAK dapat dipasangi hulu ledak ganda 2x20 kilogram atau hulu ledak 20 kilogram yang dipadukan dengan pencari radio frekuensi (RF) pasif untuk mengunci pancaran radar musuh.
Untuk sistem pemandu standar, drone kamikaze ini mengandalkan kolaborasi gimbal electro-optical (EO) serta sistem navigasi satelit GNSS/INS yang kebal terhadap gangguan pertempuran elektronik.
Dari sisi operasional lepas landas, MIZRAK dibekali roda pendarat (landing gear) yang hanya membutuhkan landasan sangat pendek berkat bantuan sayap canard dan low wing loading.
Selain menggunakan landasan pendek, MIZRAK juga dapat diluncurkan mengandalkan sistem pendorong roket Rocket-Assisted Take-Off (RATO) untuk situasi darurat di medan terpencil.
Kehadiran MIZRAK bakal menggeser peran drone kamikaze jenis Harpy dan Harop buatan Israel yang selama ini diandalkan oleh angkatan bersenjata Azerbaijan.
Dibandingkan dengan sistem buatan Israel tersebut, MIZRAK menawarkan keunggulan berupa kemudahan operasional tanpa tergantung pada infrastruktur peluncuran yang rumit.
Selain itu, fleksibilitas muatan modular serta tingkat interoperabilitas yang tinggi dengan armada drone Bayraktar TB2 dan AKINCI milik Azerbaijan menjadi nilai tambah utama MIZRAK di medan tempur. (*)
Azerbaijan borong drone kamikaze pemburu radar MIZRAK buatan Baykar di ADEX 2026. Cek spesifikasi munisi anti-radiasi Turki ini.