Prabowo Siapkan Subsidi Upah Rp300 Ribu per Bulan, 13,3 Juta Pekerja Bakal Terima Bantuan di Akhir 2026

Rabu, 30 September 2026 | 19:56 WIB
Presiden Prabowo Subianto
Presiden Prabowo Subianto (Foto: presidenri.go.id)

JAKARTA, RIWARA.ID – Kabar mengenai bantuan untuk pekerja kembali menjadi perhatian. Presiden Prabowo Subianto memutuskan untuk menghadirkan kembali program Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebagai bagian dari paket stimulus ekonomi pada kuartal IV 2026.

Melalui program ini, pemerintah menyiapkan bantuan sebesar Rp300.000 per bulan selama tiga bulan terakhir tahun 2026. Dengan demikian, total bantuan yang direncanakan untuk setiap penerima mencapai Rp900.000 selama periode tersebut.

Program BSU ini bukan hal baru. Pemerintah sebelumnya juga pernah menyalurkan bantuan serupa kepada pekerja, terutama ketika pandemi COVID-19 melanda dan berdampak pada kondisi ekonomi masyarakat.

Kali ini, kebijakan tersebut kembali disiapkan untuk mendukung pekerja sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga daya beli masyarakat menjelang akhir tahun.

Prabowo Putuskan BSU 2026 dalam Rapat Terbatas

Keputusan mengenai pemberian kembali Bantuan Subsidi Upah diambil langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Jakarta.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan rencana tersebut kepada awak media setelah rapat yang berlangsung pada Rabu, 30 September 2026.

Airlangga menjelaskan, bantuan subsidi upah tahun ini direncanakan diberikan sekaligus untuk periode tiga bulan, dengan nilai Rp300.000 setiap bulan.

"Pemerintah akan memberikan lagi bantuan subsidi upah, di mana bantuan subsidi upah tahun ini diberikan satu kali untuk tiga bulan, dan per bulannya sebesar Rp300.000," ujar Airlangga.

Skema tersebut berarti pekerja yang memenuhi ketentuan penerima berpotensi memperoleh bantuan dengan total Rp900.000 untuk tiga bulan.

Meski demikian, mekanisme pencairan dan ketentuan penerima perlu merujuk pada informasi resmi pemerintah lebih lanjut.

13,3 Juta Pekerja Jadi Sasaran Penerima BSU

Pemerintah menargetkan program Bantuan Subsidi Upah 2026 menjangkau sekitar 13,3 juta pekerja.

Untuk mendukung pelaksanaan program tersebut, anggaran yang disiapkan diperkirakan mencapai hampir Rp12 triliun.

Airlangga menyebut jumlah penerima dan kebutuhan anggaran itu sebagai bagian dari rencana pemerintah dalam paket stimulus ekonomi kuartal IV 2026.

"Ini diberikan kepada 13,3 juta pekerja, dan kebutuhan anggarannya diperkirakan sebesar hampir Rp12 triliun," kata Airlangga.

Besarnya sasaran penerima menunjukkan bahwa program ini dirancang untuk menjangkau jutaan pekerja di tengah kebutuhan menjaga konsumsi rumah tangga.

Namun, pekerja tetap perlu menunggu penjelasan resmi mengenai kriteria penerima, persyaratan administrasi, serta jadwal penyaluran bantuan.

Berapa Besaran Bantuan Subsidi Upah 2026?

Bagi pekerja yang ingin mengetahui rincian bantuan, berikut gambaran skema BSU 2026 berdasarkan keterangan pemerintah yang disampaikan pada 30 September 2026.

  • Besaran bantuan: Rp300.000 per bulan.
  • Periode bantuan: Tiga bulan terakhir tahun 2026.
  • Total bantuan: Rp900.000 per penerima selama tiga bulan.
  • Target penerima: 13,3 juta pekerja.
  • Anggaran: Hampir Rp12 triliun.
  • Program: Paket stimulus ekonomi kuartal IV 2026.

Informasi tersebut merupakan rincian rencana yang disampaikan pemerintah. Ketentuan final mengenai siapa yang berhak menerima dan bagaimana bantuan disalurkan masih perlu menunggu pengumuman teknis resmi.

Dengan rencana penyaluran BSU ini, pekerja diharapkan dapat mengikuti perkembangan informasi dari kanal resmi pemerintah agar tidak keliru memahami persyaratan maupun jadwal pencairan bantuan. ***

Presiden Prabowo Subianto menyiapkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2026 sebesar Rp300 ribu per bulan selama tiga bulan. Program ini menyasar 13,3 juta pekerja dengan anggaran hampir Rp12 triliun.

Editor
Ali Mahfud -

Jurnalis dan analis internasional, mengurai dinamika geopolitik, ekonomi global, dan konflik dunia dengan ketajaman dan kedalaman.

 Stories