Pasar Klitikan Notoharjo Terbakar, Wali Kota Solo Siapkan Revitalisasi Kilat dan Festival Hadiah Motor

Rabu, 23 September 2026 | 15:08 WIB
Petugas memadamkan kebakaran di Pasar Klithikan Notoharjo Solo
Petugas memadamkan kebakaran di Pasar Klithikan Notoharjo Solo (Foto: Ari Kristyono)

RIWARA.id – Pemerintah Kota Solo bergerak cepat menanggulangi dampak kebakaran yang melanda Pasar Klitikan Notoharjo. Wali Kota Solo, Respati Ardi, memastikan revitalisasi area pasar akan segera dikerjakan tanpa menunda waktu agar aktivitas ekonomi warga kembali pulih.

Kepastian tersebut disampaikan Respati saat turun langsung meninjau kondisi lapak dan kios yang terdampak kebakaran pada Rabu (23/9/2026). Dalam kunjungan tersebut, Respati melihat langsung kerusakan akibat si jago merah sekaligus berdialog dengan sejumlah pedagang.

Respati menegaskan pembenahan fisik bangunan menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Pemkot Solo menginginkan agar para pedagang terdampak dapat segera kembali berjualan di tempat yang aman dan layak.

Dalam proses perencanaan pembenahan, Pemkot Solo berkomitmen untuk mendengarkan aspirasi para pedagang. Penataan ulang struktur pasar bakal disesuaikan dengan kebutuhan nyata di lapangan.

"Pertama kita segera cepat, tanpa menunggu waktu kita segera revitalisasi. Kita benahi agar pedagang bisa berdagang lagi nanti setelah selesai," ujar Respati di lokasi kejadian.

Tak sekadar memperbaiki bangunan yang rusak, Pemkot Solo juga menyiapkan strategi khusus untuk membangkitkan gairah ekonomi pasar pascarevitalisasi. Langkah inovatif disiapkan untuk mengembalikan dan meningkatkan kunjungan pembeli.

Salah satu agenda utama yang disiapkan adalah gelaran festival barang bekas dan pameran modifikasi kendaraan. Langkah ini diambil untuk menegaskan kembali identitas Pasar Klitikan Notoharjo sebagai pusat otomotif dan barang unik.

Guna memperkuat daya tarik bagi masyarakat umum, Pemkot Solo menyertakan program undian berhadiah langsung. Program ini ditujukan bagi pengunjung yang bertransaksi langsung di area pasar.

Sejumlah hadiah menarik disiapkan, mulai dari sepeda motor hingga berbagai barang elektronik seperti televisi dan lemari es. Hadiah-hadiah tersebut diharapkan menjadi stimulus efektif bagi masyarakat untuk kembali berbelanja.

"Tadi mendapatkan masukan dari pedagang, kita akan berikan festival di Pasar Notoharjo. Jadi undian bagi para konsumen yang berbelanja supaya menarik minat belanja," kata Respati.

Ia menambahkan, rangkaian acara tersebut nantinya diisi dengan kegiatan kreatif masyarakat. "Kita berikan doorprize yang menarik, motor, TV, kulkas untuk para konsumen. Jadi ada festival seperti kontes motor tua modifikasi dan lain-lain," jelasnya.

Di samping fokus pada pemulihan fisik dan ekonomi, peristiwa kebakaran ini menjadi bahan evaluasi mendalam bagi tata kelola pasar. Pemkot Solo menyoroti dugaan pemicu awal timbulnya titik api.

Penyebab kebakaran disinyalir berkaitan dengan aktivitas perbengkelan dan penyimpanan bahan kimia mudah terbakar di lokasi yang tidak sesuai peruntukan. Bahan seperti tiner ditemukan di tempat yang berisiko tinggi.

Respati menegaskan bakal melakukan pembinaan ketat kepada para pedagang. Aturan keselamatan operasional di area pasar akan diberlakukan secara tegas demi mencegah insiden serupa terulang.

"Pasti evaluasi, dan tadi kita undang supaya lebih berhati-hati karena infonya ada beberapa tiner di tempat. Kita akan lakukan pembinaan supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," paparnya.

Pihaknya juga menyoroti pelanggaran zonasi penggunaan lantai bangunan pasar. Aktivitas perbengkelan yang selama ini beroperasi di lantai atas akan ditertibkan.

"Karena sejatinya di lantai dua tidak boleh untuk bengkel. Jadi harus di bawah, nanti kita akan lakukan pembinaan," tambah Respati.

Melalui perbaikan menyeluruh ini, Pemkot Solo optimistis Pasar Klitikan Notoharjo akan bangkit menjadi kawasan perdagangan yang lebih aman, rapi, dan nyaman bagi pedagang maupun pembeli. (*)

Wali Kota Solo Respati Ardi bakal revitalisasi cepat Pasar Klitikan Notoharjo pascakebakaran dan siapkan festival motor.

Foto Editor
Ari Kristyono -

Wartawan sejak era mesin ketik dan sedang terus belajar untuk menjadi jurnalis era digital.

 Stories