Haji 2026 Sudah Usai, Masih Ada 2 Jemaah yang Dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi, Begini Kondisinya

Senin, 21 September 2026 | 21:27 WIB
Hingga Saat Ini Masih Ada Dua Jemaah Haji Tahun 2026 yang Dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi
Hingga Saat Ini Masih Ada Dua Jemaah Haji Tahun 2026 yang Dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi (Foto: haji.go.id)

RIWARA.id - Pelaksanaan ibadah haji 2026 telah usai beberapa waktu lalu. Namun, hingga saat ini masih ada dua jemaah haji asal Indonesia yang menjalani perawatan medis di Arab Saudi.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Kesehatan Haji dan Umrah, dr. Dani Pramudya, mengatakan kedua jemaah tersebut masih mendapatkan penanganan medis setelah mengalami gangguan kesehatan selama berada di Arab Saudi.

“Sampai saat ini masih ada dua jemaah haji yang dirawat di Arab Saudi. Satu dirawat di RS Khaybar General Hospital, Madinah dan satu jemaah lagi dirawat di Rumah Sakit dr Samir Abbas Jeddah,” ujar Dani dikutip Riwara.id dari laman haji.go.id, Senin 21 September 2026.

Ia mengungkapkan jika kedua jemaah haji tersebut masing-masing berasal dari Lamongan dan Tangerang.

Sebelumnya, tak hanya 2 jemaah haji tersebut yang menjalani perawatan di rumah sakit. Pada masa awal setelah rangkaian ibadah haji selesai, tercatat ada sekitar 60 jemaah haji Indonesia yang menjalani perawatan di Arab Saudi. Kini, jemaah yang dirawat tinggal dua orang.

"Semoga dua jemaah haji yang masih dirawat di Arab Saudi ini bisa kembali sehat dan dapat berkumpul kembali dengan keluarga di Tanah Air,” tutur Dani.

Serangan Jantung hingga Infeksi Paru

Dani menjelaskan jika sejumlah jemaah haji Indonesia yang membutuhkan perawatan medis di Arab Saudi mengalami berbagai macam penyakit serius.

Penyakit tersebut di antaranya serangan jantung, stroke berat, hipertensi, diabetes atau kencing manis, serta infeksi paru.

Kondisi tersebut menjadi perhatian penting dalam penyelenggaraan haji, sebab jemaah harus menghadapi aktivitas fisik yang cukup berat serta kondisi lingkungan Arab Saudi yang berbeda dengan Indonesia.

Untuk itu, aspek kesehatan menjadi salah satu perhatian utama dalam persiapan penyelenggaraan haji tahun 2027.

Istithaah Kesehatan Jadi Fokus Utama Haji 2027

Dani menyatakan Kementerian Haji dan Umrah akan fokus terhadap aspek istithaah kesehatan pada penyelenggaraan haji 2027.

Menurut dia, kemampuan kesehatan jemaah menjadi faktor penting agar mereka mampu menjalankan rangkaian ibadah haji dengan optimal.

“Kami berharap untuk jemaah haji tahun 2027 bisa benar-benar menjaga kesehatan, baik kesehatan jasmani maupun rohani,” jelasnya.

Ia mengingatkan jika kondisi alam di Arab Saudi memiliki karakter yang berbeda dengan Indonesia. Perbedaan suhu, cuaca, aktivitas fisik, serta banyaknya jemaah dapat menjadi tantangan tersendiri bagi kondisi tubuh.

Untuk itu, persiapan kesehatan perlu dilakukan jauh sebelum keberangkatan ke Tanah Suci. Jemaah diharapkan mampu menjaga kondisi tubuh dan mengikuti pemeriksaan kesehatan atau medical check-up (MCU) secara maksimal.

Dengan kondisi kesehatan yang baik sejak di Tanah Air, jemaah diharapkan mampu memenuhi persyaratan istithaah kesehatan dan lebih siap menghadapi rangkaian pelaksanaan ibadah haji di Arab Saudi.

“Dengan menjaga kesehatan, ketika melakukan MCU dan memiliki hasil yang bagus, syarat istithaah kesehatan bisa terpenuhi,” imbuh Dani.

Hingga saat ini masih ada 2 jemaah haji tahun 2026 yang dirawat di rumah sakit Arab Saudi. Mereka berasal dari Lamongan dan Tangerang.

Foto Editor
Ayu Abriyani -

Jurnalis dari Kota Solo yang fokus pada isu pendidikan, sosial dan kemasyarakatan.

 Stories