Tim Gabungan Selamatkan Korban Penculikan KKB di Mimika Papua Tengah Usai Bertahan 20 Hari Tanpa Makan

Selasa, 15 September 2026 | 13:21 WIB
Ilustrasi dibuat dengan bantuan Gemini AI
Ilustrasi dibuat dengan bantuan Gemini AI

RIWARA.id – Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Mimika dan tokoh masyarakat berhasil mengevakuasi Demerina Uamang (23), salah satu warga korban penculikan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB). Korban yang diculik sejak 17 Agustus 2026 tersebut dijemput dari Kampung Bela 1, Distrik Alama, dan langsung dilarikan ke Timika untuk penanganan medis.

Keberhasilan penjemputan ini menjadi angin segar di tengah upaya pencarian marathon yang digelar aparat gabungan. Sebagaimana dirilis Humas Polri, Selasa (15/9/2026), proses evakuasi melibatkan koordinasi intensif bersama Ketua MRP Papua Tengah Agustinus Anggaibak serta para kepala kampung setempat.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol. Yusuf Sutejo mengonfirmasi bahwa Demerina ditemukan dalam kondisi selamat namun mengalami penurunan fisik drastis. Korban diketahui bertahan hidup di tengah hutan belantara tanpa asupan makanan dan minuman yang layak.

Informasi awal keberadaan Demerina diterima aparat pada 7 September 2026 dari laporan Kepala Kampung Bela 1 yang melintas di Distrik Jila. Saat ditemukan warga local, kondisi korban sangat lemas sehingga butuh waktu bagi tim untuk melakukan identifikasi awal.

Nasib tragis dialami rekan korban bernama Yosina yang ikut melarikan diri bersamanya. Wanita tersebut ditemukan meninggal dunia di lokasi akibat kelelahan parah serta kelaparan ekstrim setelah bertahan hampir tiga pekan di hutan.

Yosina yang gugur dalam masa pelarian tersebut telah dimakamkan secara adat oleh warga Kampung Bela. Sementara Demerina sempat mendapatkan perawatan darurat dari masyarakat kampung sebelum tim helikopter penjemput tiba.

Upaya evakuasi udara sempat tertahan selama empat hari akibat cuaca buruk dan kabut tebal yang menutup jalur penerbangan ke Distrik Alama. Helikopter baru bisa menembus pedalaman Papua setelah jarak pandang dinyatakan aman oleh tim penerbang.

Demerina akhirnya berhasil diterbangkan menggunakan Helikopter Bell Polri P-3002 milik Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 dan mendarat di Mako Yon B Pelopor Sat Brimobda Papua Tengah, Timika, pukul 09.08 WIT.

Petugas langsung memboyong korban ke RS Bhayangkara Timika guna menjalani perawatan intensif dan pemulihan psikologis. Korban dilaporkan masih mengalami trauma berat akibat peristiwa mencekam yang dialaminya.

Pihak keluarga korban, Nelson Mom, menyampaikan rasa syukur atas penyelamatan Demerina. Ia membeberkan bahwa para korban berada dalam penderitaan hebat tanpa diberi makan selama dikuasai kelompok bersenjata.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Irjen Pol. Faizal Ramadhani menegaskan fokus utama pasukan gabungan saat ini adalah keselamatan para korban. Aparat terus mengedepankan pendekatan humanis dan komunikasi dengan tokoh adat setempat.

Penyelidikan dan perburuan KKB terus diintensifkan guna menyelamatkan tujuh warga lainnya yang masih belum ditemukan. Kepolisian mengimbau masyarakat Mimika tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu liar yang belum terverifikasi. (*)

 

Satgas Damai Cartenz evakuasi korban penculikan KKB Mimika yang selamat usai bertahan 20 hari di hutan. Satu korban tewas kelaparan.

Foto Editor
Ari Kristyono -

Wartawan sejak era mesin ketik dan sedang terus belajar untuk menjadi jurnalis era digital.

 Stories