.
RIWARA.ID- Musibah kecelakaan laut kembali terjadi di perairan Indonesia. Kapal Virgo Transport 8 dilaporkan terbalik di perairan Laut Jawa akibat dihantam cuaca buruk saat tengah berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin, Minggu, 13 September 2026.
Di tengah proses pencarian yang terus digencarkan oleh Tim SAR Gabungan Basarnas, data manifes penumpang mulai mengungkap sejumlah identitas korban. Termasuk warga yang berasal dari wilayah Surakarta (Solo) dan Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.
Dua Pemuda Asal Solo Cari Peruntungan ke Kalimantan
Berdasarkan dokumen daftar penumpang, terdapat dua pemuda asal Kota Solo yang tercatat berada di dalam kapal naas tersebut. Keduanya adalah Ahda Dhiyaurohhman (18) dan Aldo Nurahmansya (19).
- Aldo Nurahmansya (19): Secara administrasi kependudukan, Aldo tercatat sebagai warga RT 06 RW 01 Kelurahan Kepatihan Wetan, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta. Menurut keterangan paman korban, Suyono, Aldo berangkat dari Semarang sejak Kamis sore menuju Kalimantan dengan harapan bisa mendapatkan pekerjaan baru di Banjarmasin.
- Ahda Dhiyaurohhman (18): Lurah Gandekan, Sugeng, membenarkan bahwa Ahda terdaftar secara resmi sebagai warga Penjalan RT 1 RW 4 Kelurahan Gandekan, Kecamatan Jebres. Ahda juga diketahui tengah melakukan perjalanan kerja menuju Banjarmasin.
Meski tercatat secara resmi di dokumen KTP dan KK wilayah Solo, kedua pemuda ini dalam kesehariannya tinggal bersama kerabat mereka di lokasi lain. Aldo di kawasan Ngringo dan Ahda di wilayah Palur.
Hingga saat ini, pihak keluarga masih terus berupaya menggali informasi keberadaan mereka melalui jaringan kerabat di Banjarmasin dan otoritas terkait. Nama Aldo telah terkonfirmasi masuk dalam manifes penumpang, tetapi keberadaannya belum ditemukan bersama rombongan penumpang selamat lainnya.
Teka-Teki Penumpang Asal Sragen: Identitas Fiktif?
Selain dua warga Solo, penelusuran dokumen awal juga memunculkan nama Pujiyanto (27) yang tercatat beralamat di Desa Pilangsari, Kecamatan Ngrampal, Kabupaten Sragen.
Camat Ngrampal, Sudarsini, serta Kepala Badan Kesbangpol Sragen, Agus Winarno, sempat mengonfirmasi data tersebut berdasarkan salinan Kartu Keluarga (KK). Pujiyanto tercatat berstatus sebatang kara dan belum menikah.
Namun, hasil penelusuran langsung oleh kepolisian di lapangan justru menunjukkan fakta mengejutkan. Kapolsek Ngrampal, Iptu Tri Ediyanto, menegaskan bahwa sosok Pujiyanto tidak pernah ada di lokasi yang tertera.
Pihak Bhabinkamtibmas bersama perangkat desa hingga ketua RT setempat telah melakukan pengecekan mendalam ke pemukiman warga. Hasilnya, tidak ada satu pun tetangga atau warga sekitar yang mengenali atau mengetahui keberadaan nama tersebut.
"Alamatnya memang ada secara data kependudukan, tetapi atas nama tersebut riilnya tidak ada di lokasi. Kami sudah maksimal mencari dan memastikan bahwa sosok atas nama Pujiyanto tidak ditemukan di sana," jelas Iptu Tri Ediyanto.
Proses Evakuasi dan Pencarian Korban Masih Berlangsung
KM Virgo Transport 8 yang membawa puluhan penumpang ini terbalik akibat hempasan gelombang dan cuaca buruk di perairan Laut Jawa. Saat ini, operasi pen carian dan evakuasi oleh Tim SAR Gabungan masih terus disisir di sekitar titik koordinat kecelakaan untuk memastikan keselamatan seluruh penumpang yang belum ditemukan. ***
Kasus terbaliknya Kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa mengungkap keberadaan penumpang asal Solo dan Sragen. Proses pencarian korban serta penelusuran identitas terus berjalan