Jawa Timur Terguncang! BMKG: Gempa M 5,0 di Laut Selatan Malang Dirasakan hingga Jember

Senin, 14 September 2026 | 12:32 WIB
Gempa di laut selatan Malang Jawa Timur
Gempa di laut selatan Malang Jawa Timur (Foto: BMKG)

MALANG, RIWARA.ID - Masyarakat di kawasan pesisir selatan Jawa Timur dikagetkan oleh guncangan gempa bumi pada Senin pagi, 14 September 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan pembaruan data teknis terkait peristiwa tersebut.

Dari hasil analisis terkini, BMKG menyatakan gempa yang terjadi pada pukul 08.42 WIB ini memiliki magnitudo M 5,0 (sebelumnya tercatat M 5,2) dengan pusat kedalaman mencapai 39 kilometer.

"Pusat gempa terletak di laut, tepatnya pada koordinat 9,57° LS dan 112,78° BT—sekitar 160 kilometer arah tenggara Kabupaten Malang. BMKG memastikan pemodelan menunjukkan guncangan ini tidak berpotensi memicu gelombang tsunami," terang BMKG dalam keterangan resminya.

Penyebab dan Dampak Guncangan

Melihat lokasi dan kedalamannya, BMKG menjelaskan bahwa peristiwa ini merupakan jenis gempa bumi dangkal yang dipicu oleh aktivitas subduksi lempeng. Hasil pergerakan sumber menunjukkan mekanisme sesar turun (normal fault).

Guncangan gempa ini dirasakan hingga ke beberapa wilayah dengan peta tingkat intensitas sebagai berikut:

Skala III MMI (getaran dirasakan nyata di dalam rumah, terasa seakan ada truk besar berlalu):

  • Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang
  • Gedangan, Kabupaten Malang
  • Puger, Kabupaten Jember

Kondisi Terkini dan Imbauan Resmi BMKG

Hingga pukul 09.00 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan belum ada tanda-tanda munculnya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Dr. Wijayanto, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan memperhatikan langkah-langkah keselamatan berikut:

  • Hindari bangunan yang mengalami retak atau kerusakan struktur akibat guncangan.
  • Pastikan kondisi tempat tinggal aman dan stabil sebelum kembali beraktivitas di dalam ruangan.
  • Jangan mudah terprovokasi oleh isu atau kabar bohong (hoaks) yang beredar di luar sumber resmi.

"Masyarakat diharapkan selalu menyaring informasi dari kanal komunikasi terverifikasi milik BMKG, seperti aplikasi mobile infoBMKG, media sosial @infoBMKG, atau laman situs resmi www.bmkg.go.id," pungkas Wijayanto. ***

BMKG memutakhirkan data gempa Malang M 5,0 dengan kedalaman 39 km. Meski tidak berpotensi tsunami, namun masyarakat diminta waspada.

Editor
Ali Mahfud -

Jurnalis dan analis internasional, mengurai dinamika geopolitik, ekonomi global, dan konflik dunia dengan ketajaman dan kedalaman.

 Stories