Kebakaran Lagi di Bromo: Savana Penggol dan Bukit Teletubbies Hangus, TNBTS Tutup Pintu Masuk via Jemplang

Jumat, 11 September 2026 | 15:42 WIB
Kebakaran di kawasan Bukit Teletubbies atau Bukit Watangan diketahui terjadi pada Kamis 10 September 2026 sore
Kebakaran di kawasan Bukit Teletubbies atau Bukit Watangan diketahui terjadi pada Kamis 10 September 2026 sore

PROBOLINGGO, JATIM - Kabar tak menyenangkan kembali datang dari kawasan ikonik Gunung Bromo. Padang savana yang biasanya hijau memesona kini mendadak dipenuhi kobaran api. Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda area Savana Penggol, memaksa Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) mengambil langkah tegas demi keselamatan bersama.

Terhitung mulai Kamis, 10 September 2026, akses masuk menuju Bromo melalui pintu Jemplang, Kabupaten Malang, resmi ditutup total untuk seluruh aktivitas wisatawan.

Langkah darurat ini tertuang dalam pengumuman resmi Balai Besar TNBTS nomor PG.22/T.8/BIDTEK/HMS.01.07/B/09/2026. Penutupan dilakukan agar fokus petugas, mitra, dan relawan di lapangan tidak terganggu dalam menjinakkan si jago merah, sekaligus menghindarkan pengunjung dari bahaya paparan asap maupun sebaran api.

Jalur Wisata Mana Saja yang Masih Buka?

Bagi Anda yang sudah terlanjur merencanakan liburan ke Bromo, tidak perlu berkecil hati sepenuhnya. Balai Besar TNBTS mengonfirmasi bahwa kunjungan wisata masih dibuka terbatas melalui dua pintu masuk lainnya, yaitu pintu Cemorolawang di Probolinggo dan pintu Wonokitri di Pasuruan.

Namun, ada beberapa batasan penting yang wajib dipatuhi:

  • Akses Terbatas: Pengunjung hanya diizinkan beraktivitas hingga kawasan Laut Pasir saja.
  • Area Ditutup: Kawasan Savana Lembah Watangan ditutup rapat dari segala bentuk aktivitas wisata sampai batas waktu yang belum ditentukan.
  • Jalur Jalur Jalur Alternatif Aman: Bagi pengendara yang hendak melintas, jalur transportasi Malang-Lumajang via Kecamatan Poncokusumo dan Senduro dipastikan masih aman dan dapat dilalui secara normal.
  • Ranu Regulo Tetap Buka: Wisatawan yang ingin menikmati suasana Ranu Regulo masih diperbolehkan berkunjung sesuai aturan yang berlaku.

Fokus Pemadaman dan Imbauan Kewaspadaan

Hingga saat ini, area titik api hanya diperuntukkan bagi personel gabungan yang sedang berjibaku melakukan pemadaman. Pihak TNBTS mengimbau masyarakat maupun pelaku jasa wisata untuk tidak mendekati lokasi kebakaran dan selalu memantau perkembangan informasi resmi.

Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, mengingatkan seluruh pengunjung agar ekstra hati-hati dan tidak melakukan tindakan ceroboh—seperti membuang punting rokok sembarangan atau membuat api unggun—yang berpotensi memicu munculnya titik api baru di tengah cuaca kering.

Keputusan pembukaan kembali pintu Jemplang Malang nantinya akan dievaluasi secara berkala, bergantung pada situasi penanganan api dan keamanan di lapangan.

Kesaksian Relawan

Kebakaran di kawasan Bukit Teletubbies atau Bukit Watangan diketahui terjadi pada Kamis 10 September 2026 sore. Api diketahui sekitar pukul 16.30 WIB oleh relawan yang melintas dari arah Probolinggo menuju Jemplang, Kabupaten Malang. Saat melintas di kawasan Bukit Watangan, relawan melihat kobaran api di kawasan perbukitan.

Salah seorang relawan, Edi, mengatakan saat pertama kali terlihat, api sudah membakar kawasan perbukitan. Namun, keterbatasan peralatan dan jumlah personel membuat upaya penanganan awal belum maksimal.

“Api diketahui relawan yang melintas dari Probolinggo menuju Jemplang Malang sekitar pukul 16.30. Ketika sampai di kawasan Bukit Watangan terlihat api. Namun, karena tidak memiliki alat dan personel yang sedikit, api terus membesar,” ujar Edi dikutip dari RRI. ***

Kebakaran kembali melanda kawasan Savana Penggol Bromo. Balai Besar TNBTS resmi menutup pintu masuk via Jemplang Malang mulai 10 September 2026.

Editor
Ali Mahfud -

Jurnalis dan analis internasional, mengurai dinamika geopolitik, ekonomi global, dan konflik dunia dengan ketajaman dan kedalaman.

 Stories